107 Calon Anggota Kompolnas Jalani Seleksi Menentukan secara Tertutup Hari ini, Tidak Bisa Nyontek

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 30 Juli 2024
107 Calon Anggota Kompolnas Jalani Seleksi Menentukan secara Tertutup Hari ini, Tidak Bisa Nyontek

Pansel Anggota Kompolnas. (Foto: dok Tribrata Polri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Panitia Seleksi (Pansel) menggelar seleksi tes tertulis untuk 107 calon anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Selasa (30/7).

Ketua Pansel Hermawan Sulistyo mengatakan tes tertulis itu berupa esai yang berisikan visi misi dari calon anggota Kompolnas.

Hermawan mengatakan seleksi tersebut dilakukan selama tiga jam secara tertutup. Tema dari seleksi tertulis hari ini adalah 'Tugas dan Wewenang Kompolnas'.

"Mereka menuangkan visi mereka tentang Kompolnas dan Polri sesuai dengan jangka waktu masa pengabdian mereka. Jadi Kompolnas ini akan bertugas dari 2024 sampai 2028," kata Hermawan di Jakarta Selatan, Selasa (30/7).

Baca juga:

137 Orang Daftar Calon Anggota Kompolnas, Pansel Akan Saring hingga 12 Nama

Hermawan menjelaskan Pansel melakukan blind review saat penilaian. Pansel tidak akan mengetahui esai tersebut milik peserta siapa. "Jadi yang menilai nanti kita-kita di Pansel itu tidak tahu siapa yang dinilai, karena ditutup namanya, identitasnya ditutup," ujarnya.

Hermawan menuturkan peserta juga tidak akan mengetahui esai tersebut akan dinilai oleh siapa. Hal itu, kata dia, untuk menjamin objektivitas dari seleksi tersebut.

Dia menyebut para peserta diminta tidak membawa alat elektronik saat proses seleksi berlangsung.

"Tidak bisa ada nyontek, enggak bisa ada pakai Chat GPT, ah segala macam kayak gitu, karena akses kita tutup, tidak ada akses internet, tidak ada komunikasi. Mereka tidak boleh membawa handphone ke dalam selama tiga jam," ujarnya.

Baca juga:

Sindir Nurul Ghufron, MAKI Sarankan Pansel Meloloskannya

Hasil tes tertulis calon anggota Kompolnas akan diumumkan pada 2 Agustus 2024. Hermawan mengatakan Pansel akan mengumumkan 50 orang yang lolos penilaian.

Sementara itu, Sekretaris Pansel Yenti Garnasih, mengatakan pihaknya akan melanjutkan proses seleksi ke tes kesehatan. Pansel akan menyeleksi kembali menjadi 36 orang.

Setelah itu, baru dari 36 nanti diambil 12 orang untuk menjalani seleksi tingkat akhir. “Itu sudah ada hitung-hitungannya dari Pansel," imbuh Yenti. (knu)

#Polisi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banda Aceh Sempat Ricuh, Polisi Mulai Selidiki Pengibaran Bendera Bulan Bintang
Polda Aceh menyelidiki kerusuhan di Banda Aceh setelah massa mengibarkan bendera bulan bintang saat rangkaian kegiatan zikir dan doa tolak bala.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Banda Aceh Sempat Ricuh, Polisi Mulai Selidiki Pengibaran Bendera Bulan Bintang
Indonesia
Polri Tepis Sertifikat Pramuka Garuda 'Jalur Tol' Jadi Polisi, Tetap Harus Lulus Seleksi
Polri menegaskan sertifikat Pramuka Garuda hanya dokumen pendukung seleksi. Calon anggota tetap wajib mengikuti tes sesuai aturan rekrutmen Polri.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Polri Tepis Sertifikat Pramuka Garuda 'Jalur Tol' Jadi Polisi, Tetap Harus Lulus Seleksi
Indonesia
Polisi Bongkar Jalur Ganja Aceh ke Pulau Jawa, Sita 132 Kg Barang Haram
Pengungkapan tersebut merupakan hasil penanganan tiga laporan polisi yang berkaitan.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi Bongkar Jalur Ganja Aceh ke Pulau Jawa, Sita 132 Kg Barang Haram
Indonesia
Profil Untung Sangaji, Eks Polisi Pahlawan Bom Sarinah yang Bongkar Gudang 995 Senjata di Sekolah Jaksel
Untung Sangaji menjadi sosok kunci di balik pembongkaran 995 pucuk senjata api dan airgun, ribuan amunisi, alat cetak peluru, hingga narkotika di lingkungan sekolah swasta kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Profil Untung Sangaji, Eks Polisi Pahlawan Bom Sarinah yang Bongkar Gudang 995 Senjata di Sekolah Jaksel
Indonesia
Polisi tak Yakin Ratusan Senpi di Bunker Sekolah untuk Kegiatan Ekskul Murid
Menurut polisi, tidak ada kaitan antara senpi dan ekstrakurikuler di sekolah.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi tak Yakin Ratusan Senpi di Bunker Sekolah untuk Kegiatan Ekskul Murid
Indonesia
Polisi akan Panggil Eks Ketua Yayasan Sekolah Pondok Pinang Terkait Temuan 995 Senjata
Polres Metro Jakarta Selatan berencana memanggil eks Ketua Yayasan berinisial IWD untuk mendalami keterkaitannya dengan temuan 995 airsoft gun dan senjata lainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi akan Panggil Eks Ketua Yayasan Sekolah Pondok Pinang Terkait Temuan 995 Senjata
Indonesia
Polisi Selidiki 995 Senjata di Yayasan Sekolah Pondok Pinang, Dalami Izin Kepemilikan
Polisi menyelidiki penemuan 995 senjata di yayasan sekolah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, termasuk kepemilikan, dokumen, dan perizinannya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi Selidiki 995 Senjata di Yayasan Sekolah Pondok Pinang, Dalami Izin Kepemilikan
Indonesia
Polri Perkuat Deteksi Dini dan Patroli Berlapis untuk Cegah Gangguan Keamanan di Pusat Ekonomi
Pengamanan dilakukan secara berlapis dengan melibatkan seluruh jajaran kepolisian, mulai dari Mabes Polri hingga tingkat polsek.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Polri Perkuat Deteksi Dini dan Patroli Berlapis untuk Cegah Gangguan Keamanan di Pusat Ekonomi
Indonesia
Polda Metro Jaya Kerahkan Ribuan Personel Amankan Puluhan Agenda di Jakarta dan Sekitarnya
Secara keseluruhan terdapat 47 agenda yang mendapat pelayanan pengamanan, terdiri atas tiga kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dan 44 kegiatan masyarakat.
Frengky Aruan - Minggu, 02 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Kerahkan Ribuan Personel Amankan Puluhan Agenda di Jakarta dan Sekitarnya
Indonesia
Polisi Turunkan Tim Laboratorium Forensik Usut Kebakaran Hotel Pullman Jakbar
Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) dari Polres Metro Jakarta Barat telah turun ke lokasi untuk pemeriksaan awal.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
Polisi Turunkan Tim Laboratorium Forensik Usut Kebakaran Hotel Pullman Jakbar
Bagikan