MerahPutih.com - Selama empat hari Operasi Ketupat 2021, polisi telah memutarbalikkan 104.000 kendaraan di seluruh titik pos penyekatan mudik.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono menyebut, situasi keamanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas) secara nasional terkendali.
Situasi selama empat hari terakhir dapat terkelola dengan baik dan maksimal berkat kerja sama semua intansi terkait dan dinamika operasi di lapangan.
Baca Juga:
Sebarkan Provokasi Mudik di Tengah Larangan, Pria Asal Aceh Ditangkap Bareskrim
"Fluktuasi kami bisa kelola secara sinergis berkesinambungan,” ucap Istiono dalam keteranganya, Selasa (11/5).
Istiono menyampaikan, volume kendaraan menurun sebanyak 60 persen yang menuju ke arah Jawa Tengah. Sementara yang menuju ke arah Jawa Barat turun 70 persen.
Kemudian yang menuju arah Bandung turun lebih kurang 70 persen.
"Lalu yang mengarah ke Sumatera lebih kurang turun 41 persen,” jelas Istiono.
Jenderal bintang dua ini mengatakan, arus kendaraan yang masih melintas didominasi oleh kendaraan angkutan barang atau logistik.
Sementara yang diputar balik karena terindikasi mudik mencapai puluhan ribu kendaraan.
Baca Juga:
“Arus masih banyak didominasi oleh angkutan barang. Kemudian putar balik arah hari ini lebih kurang 23 ribu,” tutur mantan Kapolda Bangka Belitung ini.
Operasi Ketupat 2021 dilaksanakan sejak 6-17 Mei seiring dengan adanya kebijakan peniadaan mudik Lebaran. Untuk itu, Korlantas memetakan 381 titik penyekatan untuk menghalau pemudik. (Knu)
Baca Juga:
Polisi Kerahkan Ratusan Personel Tambahan di Penyekatan Jalur Pantura