103 Warga Kerman Tewas Dibantai Teroris, Iran Tetapkan Hari Berkabung Nasional
Bendera Iran (pixabay.com)
MerahPutih.com - Aksi serangan teroris yang menewaskan 103 orang dan 141 cedera akibat dua ledakan di kota Kerman, Iran tenggara, menjadi duka luar biasa bagi dunia di awal tahun 2024.
Terkait insiden pembantaian berdarah itu, Pemerintah Iran telah resmi mengumumkan hari berkabung nasional menyusul ledakan serangan teroris di Kota Kerman yang menewaskan 103 orang dan melukai 211 orang.
Dilansir dari Antara, Kamis (4/1), Pemerintah Iran resmi menyatakan Kamis ini sebagai hari berkabung nasional, sementara Provinsi Kerman mengumumkan hari berkabung selama tiga hari.
Baca Juga:
Media Inggris Tepis Tudingan Israel Dalang Serangan Teroris Keji di Iran
Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran akan mengutus delegasi ke Kerman guna melakukan inspeksi di berbagai aspek serangan teroris itu. Serangan itu terjadi saat saat massa tengah berziarah guna memperingati empat tahun wafatnya Jenderal Qassem Soleimani, pada 3 Januari 2024 kemarin.
Juru bicara komisi Abolfazl Amouei, menyebut serangan tersebut menunjukkan perjuangan syuhada Jenderal Qassem Soleimani dalam melawan terorisme adalah jalan yang tepat dan tegas akan terus dilanjutkan.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Provinsi Kerman, Rahman Jalali, memastikan kedua ledakan di Astana Para Syuhada sebagai ulah para teroris.
Adapun, Pemimpin Spritual Iran Ayatollah Khamenei menyatakan Iran akan menuntut pembalasan kepada para teroris pelaku serangan.
Khamenei menambahkan para pelaku pasti akan mendapat hukuman yang adil dan balasan keras atas tragedi yang diakibatkannya, dengan menyebut aksi teroris itu sebagai serangan keji.
"Musuh-musuh keji nan kriminal bangsa Iran sekali menciptakan tragedi yang membuat sejumlah orang mati syahid," kata Khamenei seperti dikutip kantor berita IRNA, Kamis (4/1).
Untuk diketahui, dua ledakan yang memakan korban ratusan jiwa itu terjadi pada saat orang-orang memperingati kematian mendiang panglima Garda Revolusi Islam Iran Jenderal Qassem Soleimani, yang terbunuh dalam serangan drone AS di Bagdad, Irak, pada 3 Januari 2020 silam. Soleimani sendiri dimakamkan di Kerman, yang juga kota asal kelahirannya. (*)
Baca Juga:
Serangan Teroris Hantam Iran Saat Peringatan Wafat Jenderal Soleimani, 103 Tewas
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Indonesia Pesta Gol ke Gawang Korsel 5-0 di Laga Pembuka Piala Asia Futsal 2026
Gara-Gara Utang BP Tega Bunuh Ibu Kandung, Jasad Dibakar Dibuang di Jalan
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat
Gempa M 5,7 Guncang Pacitan, Getaran Terasa hingga Bali
Hampir Semua Rumah 2 Kampung Tertimbun Longsor Cisarua: 8 Jasad Ditemukan 82 Orang Hilang
Gerbang Rafah Pintu Masuk Gaza dari Mesir Kembali Dibuka 2 Arah
Warga Kota Tangerang Jangan Sampai Lewat, Ada 8 Paket Diskon Pajak PBB-P2 dan BPHTB
Pesawat ATR 400 Yogyakarta-Makassar Hilang Kontak di Maros, Angkut 11 Orang
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Maluku Tengah Sabtu (17/1) Pagi, Tak Berpotensi Tsunami