100 Ribu Kasus COVID-19 dalam 2 Hari Pemilu AS

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Sabtu, 07 November 2020
100 Ribu Kasus COVID-19 dalam 2 Hari Pemilu AS

Kasus COVID-19 di AS mencapai 9,8 juta orang. (Foto: The Verge)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEMILU AS yang berlangsung dari 3 sampai 4 November 2020 ramai diberitakan dari media seluruh dunia. Pertarungan suara antara Biden dan Trump pun menuai kontroversi dari berbagai pihak. Namun tahukah kamu, di balik ramainya pemilu AS, tercatat rekor harian infeksi COVID-19?

Mengutip The Verge pada Jumat (6/11), tercatat ada 132.797 kasus COVID-19 yang dilaporkan dari data The New York Times. Ini menandai dua hari berturut-turut dengan lebih dari 100 ribu kasus yang dilaporkan. Jumlah kasus harian tersebut kemungkinan akan terus bertambah.

Bahkan satu hari sebelumnya, perhitungan statistik John Hopkins Unversity mencatat terdapat 1,097 kematian. Lonjakan kasus ini membuat AS memiliki total lebih dari 9,8 juta kasus dan 236,554 kematian.

Baca juga:

Pemilu Amerika Serikat akan jadi Sasaran Peretas Tiongkok?

“Kami dalam masalah besar,” tulis pakar kesehatan global Abraar Karan dan Ranu Dhillon di WBUR.

Selama sepekan terakhir, rata-rata terjadi 100.991 kasus per hari. Hal ini meningkat 57 persen dari rata-rata dua pekan sebelumnya.

Ketika kondisi memburuk dan musim dingin semakin dekat, beberapa gubernur di Timur Laut mengeluarkan nasihat tunggal di rumah. Di negara bagian Iowa, pihak rumah sakit meminta kepada masyarakat untuk memakai masker dan menghindari keramaian.

Kasus tertinggi terjadi di Texas dengan 959.811 infeksi dan 100 ribu orang dinyatakan positif terinfeksi. Selain itu juga terjadi di California, Florida, dan New York dengan masing-masing sebanyak 951.857 kasus, 821.123, dan 515.815 infeksi.

Di penjara AS, lebih dari 252 ribu orang telah terinfeksi dan setidaknya 1.450 narapidan dan petugas meninggal.

Baca juga:

Facebook dan TikTok Blokir Tagar Teori Konspirasi Pemilu AS

100 Ribu Kasus COVID-19 dalam 2 Hari Pemilu AS
Pemilu AS menimbulkan banyak kontroversi dari berbagai pihak. (Foto: The Independent)

Jika diperhatikan, sangat mengkhawatirkan untuk melihat angka-angka ini saat mendekati musim liburan, ketika orang cenderung bepergian dan berkumpul dalam kelompok besar. Angka-angka tersebut bahkan lebih mengkhawatirkan bagi para tenaga medis bahwa orang tidak dapat bersosialisasi di luar ruangan dengan mudah ketika suhu mulai turun.

Anthony Fauci, Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, mengatakan pada Juni kasus COVID-19 di AS pada akhirnya mencapai 100 ribu per hari. “Ini bisa menjadi sangat buruk,” katanya dalam sidang senat. (and)

Baca juga:

Jelang Pemilu AS, Facebook Tawarkan Rp 1,7 Juta untuk Tutup Akun

#Pemilu Amerika
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Dunia
Donald Trump Menangi Pilpres AS, Presiden Joe Biden Janjikan Transisi Mulus
Presiden Amerika Serikat Joe Biden berjanji akan bekerja sama dengan Trump untuk menyiapkan transisi pemerintahan yang mulus.
Dwi Astarini - Kamis, 07 November 2024
Donald Trump Menangi Pilpres AS, Presiden Joe Biden Janjikan Transisi Mulus
Indonesia
Donald Trump Menangi Pilpres AS, Pengamat: Indonesia Diprediksi Dapat Untung
Pengamat politik Jerry Massie menilai, kemenangan Trump akan menguntungkan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 November 2024
Donald Trump Menangi Pilpres AS, Pengamat: Indonesia Diprediksi Dapat Untung
Dunia
Menangi Pilpres AS, Donald Trump kembali Rebut Kursi Presiden
Trump meraih 277 suara dari total 538 suara elektoral.
Dwi Astarini - Rabu, 06 November 2024
Menangi Pilpres AS, Donald Trump kembali Rebut Kursi Presiden
Dunia
Pemilu AS, 30 TPS Kena Ancaman Bom
Sekitar 17 ancaman bom palsu menargetkan Negara Bagian Georgia.
Dwi Astarini - Rabu, 06 November 2024
Pemilu AS, 30 TPS Kena Ancaman Bom
Dunia
Bersaing Ketat, Kamala Harris dan Donald Trump Berselisih hanya 1-3 Persen
Sebanyak lima jajak pendapat mendapati Trump dan Harris seri secara virtual.
Dwi Astarini - Selasa, 05 November 2024
 Bersaing Ketat, Kamala Harris dan Donald Trump Berselisih hanya 1-3 Persen
Dunia
Donald Trump Klaim Didukung Pemilih Arab dan Muslim Michigan
Negara Bagian Michigan yang menjadi medan pertempuran, dengan suara Arab dan muslim dapat menjadi penentu.
Dwi Astarini - Selasa, 05 November 2024
Donald Trump Klaim Didukung Pemilih Arab dan Muslim Michigan
ShowBiz
Sehari Jelang Pemilu, Katy Perry Nyatakan Dukungannya ke Kamala Harris
Perry menyebut Kamala Harris akan melindungi masa depan putrinya, Daisy.
Dwi Astarini - Selasa, 05 November 2024
Sehari Jelang Pemilu, Katy Perry Nyatakan Dukungannya ke Kamala Harris
Dunia
Kamala Harris Janjikan Pengakhiran Perang di Gaza jika Menangi Pemilu Presiden AS
Harris sangat membutuhkan dukungan mayoritas di tujuh negara bagian krusial pada siklus pemilihan tahun ini.
Dwi Astarini - Senin, 04 November 2024
Kamala Harris Janjikan Pengakhiran Perang di Gaza jika Menangi Pemilu Presiden AS
Dunia
Donald Trump Klaim Unggul di 7 Negara Bagian, Yakin akan Menang
Trump mengklaim ia memiliki keunggulan yang cukup besar.
Dwi Astarini - Senin, 04 November 2024
Donald Trump Klaim Unggul di 7 Negara Bagian, Yakin akan Menang
Dunia
Pemilu AS, 51 Juta Orang Berikan Suara Lebih Awal
Sebanyak 51.354.949 orang telah memberikan suara lebih awal melalui pemungutan suara langsung dan via surat.
Dwi Astarini - Rabu, 30 Oktober 2024
Pemilu AS, 51 Juta Orang Berikan Suara Lebih Awal
Bagikan