10,5 Juta Orang Naik Commuter Line Area II Bandung Sepanjang Januari hingga 23 Juli

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 25 Juli 2025
10,5 Juta Orang Naik Commuter Line Area II Bandung Sepanjang Januari hingga 23 Juli

Kereta Api. (Foto: PT KAI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - LAYANAN Commuter Line terus tumbuh di wilayah Bandung Raya, Purwakarta, dan Garut bersama dengan masyarakat menjadi penggerak aktivitas, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Sepanjang periode 1 Januari hingga 23 Juli 2025, sebanyak 10.581.524 pelanggan telah menggunakan layanan KA Commuter Line atau KA Lokal di Area II Bandung.

Angka itu menunjukkan pertumbuhan yang konsisten dari tahun ke tahun. Pada 2023, jumlah pelanggan tercatat 14.720.252 orang dan meningkat menjadi 16.159.458 pelanggan pada 2024. President of Public Relations of KAI Anne Purba mengatakan angka tersebut mencerminkan kepercayaan publik yang semakin besar terhadap kereta lokal sebagai moda transportasi harian yang andal dan terjangkau.

"KA Lokal tidak hanya memangkas waktu, tapi membuka lebih banyak peluang. Rumah terasa dekat, biaya bersahabat, dan setiap perjalanan menghadirkan kenyamanan yang hangat," ujarnya, Kamis (24/7).

Layanan kereta lokal di wilayah Bandung, Purwakarta, dan Garut melintasi lebih dari 30 stasiun, dari Padalarang hingga Cicalengka, serta dari Garut hingga Purwakarta. Rangkaian pertama dari Padalarang misalnya tersedia untuk keberangkatan sejak pukul 04.00 WIB. Kereta itu menemani awal hari para pelajar, pedagang, pekerja, hingga lansia yang ingin bepergian dengan nyaman.

Baca juga:

Layanan KA Lokal Merak Hanya Sampai Stasiun Cilegon hingga 30 Maret 2025



Mobilitas dari kota-kota kecil menuju pusat aktivitas di Kota Bandung semakin mudah dan terjangkau. Commuter Line Bandung Raya untuk relasi terjauh Padalarang hingga Cicalengka atau sebaliknya hanya dikenai tarif Rp 5.000. Sementara itu, Commuter Line Garut melayani rute dari Stasiun Garut hingga Purwakarta dengan tarif Rp 14.000 sekali jalan.

Tak hanya mendukung aktivitas belajar dan bekerja, kereta lokal juga mempermudah akses ke layanan kesehatan. Dengan banyaknya rumah sakit besar dan rujukan nasional di Kota Bandung, warga dari wilayah sekitar kini dapat menjangkau fasilitas medis secara lebih cepat, aman, dan terjangkau. Layanan ini menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang memerlukan kontrol rutin, rawat jalan, atau keperluan rujukan tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi serta terjebak kemacetan.

Salah satu stasiun dengan volume naik turun penumpang yang tinggi yakni Stasiun Rancaekek, yang merupakan stasiun terdekat dari kawasan pendidikan Jatinangor. Setiap harinya, ratusan mahasiswa dari berbagai daerah seperti Bandung, Padalarang, hingga Garut memanfaatkan layanan KA lokal untuk menuju kawasan kampus tersebut yang berada di Kabupaten Sumedang, yang menjadi rumah bagi sejumlah kampus ternama, seperti Universitas Padjadjaran, ITB Kampus Jatinangor, dan IPDN.

Dengan naik kereta api, para mahasiswa tetap bisa tinggal bersama keluarga, menghemat biaya hidup, dan hadir tepat waktu di ruang kuliah tanpa harus menghadapi kemacetan atau beban biaya kos yang tinggi. "Banyak mahasiswa bisa kuliah tanpa harus ngekos dan tetap bertemu dengan keluarga setiap hari. Banyak pekerja dari kota kecil bisa menjangkau pusat aktivitas tanpa biaya tinggi. Kereta lokal hadir bukan hanya untuk sampai, melainkan untuk tetap bersama dalam keseharian," tutur Anne.

Pemberhentian di stasiun-stasiun kecil seperti Ciroyom, Leles, Karangsari, hingga Pasirjengkol menjadi titik akses penting bagi para pedagang pasar. Warga dari berbagai daerah memanfaatkan layanan kereta untuk membawa hasil bumi, makanan tradisional, dan kebutuhan pokok ke pusat kota. Pasar Ciroyom, Pasar Andir, dan Pasar Cicalengka menjadi lebih mudah dijangkau, mendukung kelancaran aktivitas ekonomi harian masyarakat sekitar.

"Setiap stasiun kecil menyimpan kisah besar. Dari sana, ekonomi lokal bergerak, usaha kecil tumbuh, dan pertemuan sosial terjalin. Kereta lokal menjaga ritme kehidupan tetap hangat dan bersahaja," tutupnya.(Asp)


Baca juga:

Pengguna Commuter Line Terus Meningkat, KAI Datangkan 12 Rangkaian Kereta

#Kereta Api #PT KAI #Commuter Line
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Massa Berkerumun di Seputar Palmerah-Tanah Abang, Perjalanan KRL Terganggu
Demi keselamatan dan keamanan pengguna, perjalanan KRL Commuter Line tujuan Tanah Abang masih menunggu kondisi aman untuk dapat diberangkatkan.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Massa Berkerumun di Seputar Palmerah-Tanah Abang, Perjalanan KRL Terganggu
Indonesia
KRL Tujuan Tanah Abang Tertahan, Sejumlah Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Palmerah
Perjalanan KRL tujuan Tanah Abang disesuaikan pada Kamis malam akibat kerumunan massa di jalur Palmerah-Tanah Abang. Simak daftar kereta yang terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
KRL Tujuan Tanah Abang Tertahan, Sejumlah Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Palmerah
Indonesia
KA Malabar Tertemper Truk Pasir di Klaten, 14 KA Alami Keterlambatan
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
KA Malabar Tertemper Truk Pasir di Klaten, 14 KA Alami Keterlambatan
Indonesia
3.784 Hunian Siap Dibangun di Manggarai, Tinggal di Tengah Jakarta makin Dekat dengan KRL
Lahan milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) di kawasan tersebut mulai dikembangkan menjadi hunian vertikal yang terintegrasi dengan transportasi publik.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
3.784 Hunian Siap Dibangun di Manggarai, Tinggal di Tengah Jakarta makin Dekat dengan KRL
Indonesia
PT KAI Bakal Bangun TOD Manggarai Dalam 18 Bulan
Proyek itu menghadirkan hunian vertikal sebanyak 3.784 unit dalam delapan tower dengan fasilitas pendukung berupa 150 unit ritel untuk menunjang kawasan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
PT KAI Bakal Bangun TOD Manggarai Dalam 18 Bulan
Indonesia
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Setelah hasil pemeriksaan oleh tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, seluruh kereta api telah melanjutkan perjalanannya kembali.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Indonesia
Evakuasi Rampung, Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Kota dan Duri-Tangerang Kembali Normal
Perjalanan KRL lintas Bogor-Jakarta Kota dan Duri-Tangerang kembali normal setelah sempat terganggu akibat dua insiden pada Kamis (20/8) pagi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Evakuasi Rampung, Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Kota dan Duri-Tangerang Kembali Normal
Indonesia
Ada Warga Tertemper, Perjalanan Kereta KRL Bogor dan Tangerang Terganggu
KAI Commuter sampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line lintas Bogor dan Lintas Tangerang pada Kamis (20/8) pagi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Ada Warga Tertemper, Perjalanan Kereta KRL Bogor dan Tangerang Terganggu
Indonesia
Puluhan Ribu Penumpang Manfaatkan Tarif Rp 8 untuk KRL dan LRT Jabodebek di Hari Kemerdekaan
KAI Group menghadirkan tarif Rp8 untuk LRT Jabodebek dan sebagian Commuter Line serta diskon 17 persen KA Jarak Jauh pada HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Puluhan Ribu Penumpang Manfaatkan Tarif Rp 8 untuk KRL dan LRT Jabodebek di Hari Kemerdekaan
Indonesia
Sambut HUT RI ke-81, 4 Kereta KAI Bakal Tampil dengan Livery Merah Putih
KAI menghadirkan livery merah putih untuk menyambut HUT RI ke-81. Livery tersebut hadir di empat kereta api.
Soffi Amira - Rabu, 12 Agustus 2026
Sambut HUT RI ke-81, 4 Kereta KAI Bakal Tampil dengan Livery Merah Putih
Bagikan