MerahPutih.com - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi peningkatan kecepatan angin di perairan utara dan selatan Bali 7-10 Februari. Kecepatan angin hingga 35 knot atau sekitar 60 kilometer per jam berdasarkan analisis BBMKG.
“Waspadai potensi peningkatan kecepatan angin di perairan utara dan selatan Bali,” kata Kepala BBMKG Wilayah III, Cahyo Nugroho di Denpasar, Bali, Jumat (6/2).
Berdasarkan analisis juga, pola pergerakan angin di perairan utara Bali bergerak dari arah barat-barat laut. Sedangkan di perairan selatan Bali, arah angin diperkirakan bergerak dari barat daya-barat laut dengan kecepatan hingga 30 knot atau sekitar 55 kilometer per jam.
BBMKG juga memprakirakan ketinggian gelombang laut hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, perairan selatan Bali, perairan utara Bali, Selat Lombok bagian utara dan Selat Lombok bagian selatan.
Baca juga:
Kondisi angin dan gelombang laut berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Operator kapal feri diminta mewaspadai kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
Selanjutnya, operator kapal tongkang dianjurkan waspada saat angin berkecepatan 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Pengguna perahu nelayan diminta mewaspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot atau sekitar 27 kilometer per jam dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. (*)