Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Wasit Picu Kontroversi di Piala AFF 2020, Shin Tae-yong Singgung VAR

Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Desember 2021

MerahPutih.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menyoroti sejumlah keputusan wasit saat memimpin pertandingan di Piala AFF 2020.

Pertama, pelatih asal Korea Selatan itu menyebut insiden Ricky Kambuaya melawan Singapura pada semifinal pertama. Wasit Kim Hee-gon tidak menunjuk titik penalti atas pelanggaran Nazrul Nazari terhadap Ricky Kambuaya.

Baca Juga

4 Pemain Singapura yang Diwaspadai Shin Tae-yong di Leg Kedua Semifinal

Terlihat pelanggaran tersebut terjadi di dalam kotak penalti. Namun, wasit Kim Hee-gon hanya menunjuk tendangan bebas.

Kedua, pelatih berusia 53 tahun itu melihat insiden Vietnam yang tak mendapat hadiah tendangan penalti saat melawan Thailand di semifinal pertama. Wasit Saoud Al-Abda asal Qatar tidak menunjuk titik putih usai pemain Thailand handball jelang pertandingan berakhir.

Padahal terlihat jelas Saoud Al-Abda berada di depan kejadian tersebut. Alhasil, Vietnam pun gagal mengejar kertertinggalan hingga kalah 0-2 dari Thailand.

Baca Juga

Soal Pelanggaran Ricky Kambuaya Tidak Penalti, Shin Tae-yong Hargai Keputusan Wasit

Sehingga, Shin Tae-yong berpendapat bahwa AFF 2020 membutuhkan Video Assistant Referee atau VAR.

"Sebagai manusia, wasit tidak bisa melihat dengan tepat 100 persen, tapi walau para pemain bekerja keras dengan 100 persen di lapangan, bisa saja wasit menghancurkan pertandingannya," ujar Shin Tae-yong dikutip Antara, Jumat (24/12).

Shin Tae-yong kini menatap laga semifinal kedua Piala AFF 2020 antara Timnas Indonesia melawan Singapura di National Stadium, Sabtu (25/12) malam WIB.

Baca Juga

Momen Natal Bela Negara, Ramai Rumakiek Siap Bawa Timnas Kalahkan Singapura

Skuat Garuda harus meraih kemenangan untuk lolos ke final, setelah main imbang 1-1 melawan Singapura di semifinal kedua. Pasalnya, pada semifinal Piala AFF 2020, regulasi keuntungan gol tandang dihapus.

"Singapura punya keuntungan sebagai tuan rumah, tapi wasit harus membantu para pemain dan juga menjaga sportsmanship. Itu harus dipikirkan juga oleh wasit," jelas dia. (*/Bolaskor)

Baca Artikel Asli