Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Wamenag Minta Sikap Saling Menghormati Saat Ramadan, Tidak Ada Sweeping

Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Februari 2026

MerahPutih.com- Pemerintah telah menetapkan awal Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026, sedangkan ada beberapa organisasi umat Islam yang memulai puasa pada 18 Februari 2026.

Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi'i mengimbau, seluruh elemen masyarakat untuk menjaga harmoni dan persatuan selama bulan Ramadan, dengan mengedepankan sikap saling menghormati, baik bagi yang berpuasa maupun yang tidak.

"Mereka yang tidak berpuasa diharapkan menghormati orang yang berpuasa,” ujarnya Syafi'i kepda wartawan di Jakarta dikutip Rabu (18/2).

Syafi'i juga menekankan bahwa penghormatan harus berjalan dua arah.

Baca juga:

Warga Dilarang Lakukan Sweeping Sahur On The Road dan Rumah Makan Saat Ramadan

“Kita yang berpuasa ini harus menyadari juga, tidak semua orang berpuasa. Masih memungkinkan ada fasilitas yang bisa dinikmati oleh mereka yang tidak puasa,” tegasnya.

Ia menilai, tidak adil apabila karena sebagian masyarakat berpuasa, lalu semua orang harus dipaksa merasakan hal yang sama.

“Enggak mungkin gara-gara kita puasa, semuanya harus merasakan puasa. Yang tidak puasa karena keyakinan berbeda tidak bisa makan dan minum. Ini harus dipertimbangkan dalam membangun kebersamaan,” jelasnya.

Dia juga melarang sweeping, Wamenag menegaskan bahwa tidak ada rencana aksi semacam itu.

“Enggak ada, enggak ada sweeping-sweeping. Itulah bentuk penghormatan kita bahwa selain kita yang berpuasa, masih ada saudara kita yang tidak berpuasa,” katanya.

Ia menekankan, pentingnya membangun koridor kebersamaan agar perbedaan tidak merusak persatuan bangsa.

“Harus dibangun suasana saling menghormati, sehingga persatuan kita tidak terganggu karena perbedaan,” jelas Politikus Gerindra. (Knu)

Baca Artikel Asli