Merahputih.com - Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut soal ambulans Puskesmas Pademangan yang diduga membawa batu dan molotov untuk keperluan demonstrasi penolakan RUU KUHP dan UU KPK pada Rabu (25/9).
"Sudah masuk ranah kepolisian ya. Saya bersama Dinas Kesehatan suport apa langkah kepolisian. Kalau terkait benar bawa batu itu nanti dinas kesehatan saja," ujar Sigit Wijatmoko, Kamis (26/9).
Baca Juga:
Polisi Amankan Lima Ambulance Pemprov DKI yang Bawa Batu untuk Demonstran
Lebih lanjut, ia mengaku akan berkoordinasi dengan kepolisian soal ambulans bertuliskan 'Puskesmas Pademangan' yang disebut membawa batu untuk keperluan demonstrasi dalam sebuah video yang diunggah akun TMC Polda Metro.
"Saya sudah dapat laporan penangkapannya. Kami juga koordinasi dengan kepolisian, termasuk ke Kapolres (Jakarta Utara) juga," jelas dia.
Sebelumnya, dalam sebuah video yang diunggah oleh TMC Polda Metro Jaya dalam akun twitter dan Instagram pada Kamis dini hari, memperlihatkan dua mobil ambulans, di mana yang satu berlogo PMI dan satu ambulans lainnya ada tulisan Puskesmas Pademangan yang disebut oleh perekam video sebagai pembawa batu.
Baca Juga
Polisi Lakukan Penangkapan Massal, 570 Pelajar Sudah Diamankan
Sementara di twitter video tersebut telah dihapus, video tersebut masih bisa dilihat di akun instagram TMC Polda Metro Jaya. (*)