Viral Dugaan Pelecehan Seksual di Bus Transjakarta, Penumpang Perempuan Jadi Korban
Jumat, 02 Januari 2026 -
MerahPutih.com - Seorang penumpang perempuan diduga menjadi korban pelecehan seksual saat menggunakan layanan bus Transjakarta rute Balai Kota–Pantai Maju dari Halte Monas, Balai Kota. Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial dan memicu kemarahan warganet.
Kejadian dugaan kekerasan seksual di layanan bus Transjakarta itu disebut terjadi pada awal tahun 2026. Video tersebut pertama kali diunggah melalui akun Instagram @anstsyzhr, sebagaimana dikutip pada Jumat (2/1).
Dalam video yang beredar, korban mengaku mengalami tindakan tidak senonoh dari seorang penumpang pria bertopi yang duduk di sebelahnya. Peristiwa itu terjadi saat korban tengah tertidur selama perjalanan.
Korban menjelaskan, dirinya tertidur di kursi bus dan duduk bersebelahan dengan seorang penumpang pria yang tidak dikenalnya. Saat bus memasuki kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), korban terbangun setelah merasakan bagian pahanya disentuh dan dielus oleh pria tersebut.
“Selama perjalanan saya tidur, dan tepat masuk PIK posisi saya masih tidur, dan dia megang dan mengelus-elus bagian paha. Saya refleks bangun dan nge-freeze seketika,” tulis korban dalam unggahan akun @anstsyzhr.
Baca juga:
Fakta Baru Kasus Pelecehan Seksual di Transjakarta: Korban Hamil saat Kejadian
Tak Toleransi Pelecehan Seksual, Transjakarta: Lindungi Korban dan Tindak Tegas Pelaku Pelecehan
Serikat Pekerja Tak Terima TransJakarta Cuma Hukum Pelaku Pelecehan Karyawan Sanksi SP 2
Korban mengaku sempat terkejut dan tidak dapat langsung bereaksi ketika menyadari pahanya diraba oleh terduga pelaku. Ia menuturkan, tangan pria tersebut kemudian ditarik secara tiba-tiba seolah panik setelah korban terbangun.
Momen setelah kejadian itu sempat direkam oleh korban dalam bentuk video. Korban juga menyebutkan bahwa pria yang duduk di sebelahnya tersebut sempat mengakui perbuatannya dan meminta maaf.
Namun, situasi berubah setelah kejadian tersebut diketahui oleh penumpang lain dan petugas Transjakarta. Terduga pelaku justru membantah tuduhan pelecehan dan berdalih bahwa dirinya sedang tertidur saat insiden terjadi.
Hingga kini, video tersebut terus menyebar di media sosial dan memicu reaksi keras dari masyarakat yang mendesak adanya penanganan tegas terhadap kasus dugaan kekerasan seksual di transportasi publik. (Asp)