Survei Charta Politika: Ahok-Djarot Rebut Suara Anak Muda

Sabtu, 15 April 2017 - Zulfikar Sy

Hasil riset lembaga survei Charta Politika menunjukan elektabilitas paslon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut dua terus meningkat. Dari hasil survei yang digelar sejak 7-12 April 2017, Ahok-Djarot memperoleh suara sebesar 47,3 persen, sementara paslon Anies-Sandi dengan 44,8 persen suara.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya menjelaskan, tren peningkatan elektabilitas Ahok-Djarot lebih tinggi jika dibandingkan dengan pesaingnya. Hal ini dikarenakan sejumlah faktor internal maupun eksternal.

Dari sisi internal, Ahok-Djarot dinilai lebih pantas untuk memimpin ibu kota ketimbang pesaingnya.

"Tingkat kepuasan kepada paslon Ahok-Djarot saat memimpin DKI Jakarta cenderung meningkat sekitar 71 persen, sementara yang tidak puas sebesar 26 persen," terang Yunarto saat menggelar rilis survei di Kebayoran Baru, Sabtu (15/4).

Dari tingkat kepuasan kepemimpinan Ahok-Djarot tersebut, sejumlah masyarakat yang menginginkan kembali Ahok-Djarot untuk terpilih kembali cukup besar sekitar 42 persen, jika dibandingkan dengan yang tidak setuju yang hanya 37 persen dan 19 persen tidak menjawab.

Sementara itu, dilihat dari faktor eksternal, isu agama sangat berpengaruh bagi elektabilitas Ahok-Djarot. Kecenderungan pemilih beragama Islam memilih paslon Anies-Sandi ketimbang Ahok-Djarot. Tapi tidak berpengaruh jika dilihat dari sentimen kesukuan.

"Untuk sentimen kesukuan seimbang dan merata," katanya.

Lebih lanjut, dilihat dari faktor usia, paslon Ahok-Djarot lebih banyak menarik anak muda ketimbang Anies-Sandi.

"Berdasarkan usia, Ahok-Djarot merebut 51 persen anak muda berkisar 20-29 tahun, sedangkan Anies-Sandi unggul pada kisaran umur 40-49 tahun, dengan persentase 54 persen," jelasnya. (Fdi)

Berita lain terkati Pilgub DKI Jakarta 2017 baca juga: Pilgub DKI, Tanggal 19 April Ditetapkan Hari Libur

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan