MerahPutih Pendidikan - Ujian Nasional Computer Based Test (CBT) atau UN Online yang diterapkan pemerintah belum sepenuhnya berjalan lancar.
Seperti yang terjadi di SMAN 30 Jakarta. Ada 27 siswa yang gagal mengikuti ujian karena tidak bisa log in. Pasalnya siswa tersebut hanya salah memasukan password bukan karena sistem, spek, dan jaringannya dan siswa tersebut pun bisa mengerjakan ujian tersebut dengan lancar. (Baca: Ceu Popong: UN Itu sebagai Bukti Belajar Siswa, seperti Orang Nyetir)
Ketika ditemui di tempat yang berbeda, masih ada beberapa sekolah yang belum menggunakan Computer Based Test (CBT) atau UN Online, salah satunya SMAN 77 Jakarta. Kepala Sekolah SMAN 77 Endang Srihartini mengungkapkan, bahwa sekolahnya masih belum siap karena dari segi pengadaan, komputernya masih minim. Ditambah lagi dengan sosialisasi dari pemerintah yang sangat singkat.
"Saya apresiasi dengan usulan pemerintah. Namun, SMAN 77 belum siap untuk melangsungkan UN dengan menggunakan CBT," tuturnya kepada tim merahputih.com, Jakarta, (14/4). (Baca: UN Berbasis Komputer, SMAN 30 Jakarta Pinjam Komputer ke Sekolah Tetangga)
Adapun pengakuan dari salah satu siswa SMAN 77 Aulia Marina bahwa ia belum siap untuk UN Online atau Computer Based Test (CBT). Karena menurutnya, dirinya sangat takut, gugup, dan tidak tenang. Ia meminta kepada pemerintah untuk mempertimbangkan kembali hal tersebut. Karena menurutnya, tidak semua siswa lihai menggunakan komputer.
"Pemerintah tolong Pertimbangkan lagi, soalnya takut salah jadi kan enggak tenang gitu" harap Siswa SMAN 77 Aulia Marina kepada merahputih.com (13/4). (rfd)