Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Tunda Pelantikan Budi Gunawan, Jokowi Didemo Ratusan Relawan

Adinda Nurrizki - Sabtu, 17 Januari 2015

MerahPutih Nasional - Ratusan orang melakukan aksi demonstrasi di depan gedung Istana Negara pada Sabtu (17/1). Mereka mendemo Presiden Jokowi untuk segera melantik Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri yang sudah mendapat persetujuan dari DPR RI melalui sidang paripurna beberapa hari lalu.

Tak hanya membawa poster, massa aksi juga membawa dua spanduk bertulisan "KPK Tolak Kriminalsasi Budi Gunawan". Puluhan polisi juga tampak sedang berjaga-jaga mengawasi jalannya aksi demontrasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Tema yang mereka usung dalam aksi demonstrasi, sebagaimana terpajang dan tertulis dalam spanduk dan poster adalah "KPK Bukan Tuhan".

BACA JUGA: Pelantikan Budi Gunawan Ditunda, KMP dan KIH Diprediksi Memanas Lagi

Selama berada di lapangan, mereka meneriakkan yel-yel sembari menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Satu persatu mereka juga melakukan orasi untuk menyampaikan aspirasi dan sekaligus tuntutan kepada Presiden Jokowi. Dalam orasinya, Koordinator Nasional, Afrudin Jamal meneriakkan presiden agar segera melantik Komjen Budi sebagai Kapolri meski dia sudah menyandang status tersangka kasus dugaan suap daan gratifikasi dari KPK. Bagi mereka, KPK bermain politik yang bertameng pemberantasan korupsi dalam penetapan status tersangka Komjen Budi.

"Apa yang dilakukakn KPK dalam penetapan tersangka Budi Gunawan jelas merupakan Kejahatan kriminal yang dilakukan penegak hukum (KPK)" ujar Afrudin.

Menurut Afruddin, bukti tuduhan kepemilikan rekening gendut tidak hanya pada komjen BG tetapi juga ada pada sejumlah Jenderal yang sampai saat ini tidak disentuh KPK. Lantaran menjadi Komjen Budi sebagai tersangka, mereka mempertanyakan mengapa KPK dalam penegakan hukum sangat diskriminatif?

"Apakah KPK tidak menerapkan asas equal before the law?," katanya.

Mereka juga menyebutkan bahwa banyak Koruptor kelas kakap yang hingga saat ini belum tersentuh hukum, bahkan kecenderungan KPK tebang pilih terhadap pemberantasan korupsi. Kemudian mereka menegaskan bahwa semua pihak sudah bisa membaca secara jelas bahwa KPK sudah menjadi alat politik kelompok tertentu.

"Oleh karena itu, kami relawan Nasional menyatakan sikap: Tolak kriminalisasi Komjen Budi Gunawan oleh KPK, mendukung Presiden Jokowi untuk segera melantik Komjen BG sebagai Kapolri, dan bersihkan institusi KPK dari kekuatan Asing dan kepentingan politik tertentu," katanya. (hur)

 

 Follow Twitter Kami di @MerahPutihCom

Like Juga Fanpage Kami di MerahPutihCom

 

BERITA LAINNYA:

Mahfud: Dari Sisi Politik KPK & Presiden Sama-Sama Bermasalah

Indonesia Dapat Predikat Jamaah Haji Terbaik

 

Baca Artikel Asli