Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

Trump Klaim Iran Setujui Kepakatan Damai, Tidak Ngotot Ganti Rezim

Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026

MerahPutih.com - Kesepakatan perdamian Iran dan Amerika Serikat masih tarik ulur. Setelah Iran meninggalkan rencana penandatanganan kesepatan akibat celotehan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di media sosial.

Kini, Trump mengeklaim Iran telah menyetujui hampir semua tuntutan kunci Washington saat menyoroti kemajuan dalam perundingan dengan Teheran.

Kami sedang bernegosiasi. Saya pikir mereka telah menyetujui hampir semua hal yang kami perlukan,

kata Trump dalam wawancara bersama CNBC, Kamis.

Washington tidak mendorong perubahan pemerintahan di Iran karena tujuan utama mereka adalah mencegah Teheran memiliki senjata nuklir.

Baca juga:

Iran Gelar Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Berlangsung Selama 6 Hari

Kami tak menginginkan perubahan rezim. Saya ingin sesuatu yang sangat simpel: Mereka tak bakal memiliki senjata nuklir,

ucapnya.

Presiden AS itu juga menekankan bahwa operasi militer AS terhadap Iran adalah tindakan yang benar, seraya menyebut militer Iran telah "sepenuhnya ditaklukkan".

Saya menaklukkan mereka secara militer. Mereka benar-benara takluk. Mereka masih memiliki sejumlah rudal, tetapi kami bisa menghabisi semuanya tanpa sisa,

kata Trump.

Ia mengaku, menyerang mereka tiga kali lagi dengan sangat keras pekan lalu karena mereka meluncurkan drone ke sebuah kapal.

Sementara itu,, Tentara Iran memperingatkan bahwa kehadiran pesawat AS yang berkelanjutan di Selat Hormuz mengancam keamanan regional dan akan merespons dengan “cepat dan tegas” terhadap campur tangan apa pun oleh Amerika di jalur pelayaran tersebut.

Dalam pernyataan yang dimuat oleh kantor berita semi-resmi Fars, Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya mengatakan bahwa kehadiran jet tempur dan drone AS di atas Selat Hormuz “telah menyebabkan ketidakamanan di jalur air ini dan akan mengancam keamanan regional.” (*)

Baca Artikel Asli