MerahPutih.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan peringatan keras pada Minggu bahwa dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran. Bahwa “perkembangan besar” akan segera terjadi jika Teheran gagal mengubah sikap dan perilakunya.
Iran akan menyerang semua pangkalan militer dan fasilitas Amerika Serikat di Timur Tengah jika AS kembali melancarkan serangan ke Iran, menurut Markas Besar Angkatan Bersenjata Iran Khatam Al-Anbiya.
Jika AS membuat kesalahan lagi terhadap Iran, maka semua pangkalan dan kepentingan negara tersebut di kawasan ini akan menjadi sasaran serangan yang terus-menerus dan menyakitkan tanpa batasan atau keraguan sedikit pun,
kata badan tersebut dalam pernyataannya pada Minggu (20/9).
Sebagaimana disiarkan televisi nasional IRIB, Khatam Al-Anbiya memperingatkan Iran tidak akan menahan diri terhadap negara-negara di Timur Tengah yang memutuskan ikut serta dalam agresi AS.
Baca juga:
Mereka juga mengeklaim AS, dengan persetujuan sejumlah negara di Timur Tengah, sepakat menggelar rapat gabungan di sebuah negara Eropa dalam rangka mempersiapkan operasi militer baru.
Sementara itu, Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Al Thani menyatakan perang baru-baru ini seharusnya menjadi panggilan untuk waspada bagi kawasan tersebut.
Kami berharap perang ini menjadi peringatan bagi semua pihak bahwa sudah saatnya hal itu terjadi,
katanya saat berbicara di Forum Ekonomi Qatar di sela-sela Sidang ke-81 Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Minggu (20/9).
Al Thani juga menekankan bahwa krisis regional baru-baru ini telah menguji berbagai asumsi mengenai keamanan dan stabilitas, serta menggambarkan krisis tersebut memiliki dampak yang meluas di luar wilayah tersebut.
Iran adalah tetangga kami. Kita perlu memahami bahwa tanpa adanya kerangka kerja keamanan yang menyatukan kita semua sebagai negara-negara Teluk bersama Iran, serta memastikan bahwa tidak ada satu pun di antara kita yang menjadi ancaman bagi yang lain, kawasan ini tidak akan bisa terus berjalan seperti dulu,
kata Al Thani.
Dia mengajak untuk bertindak bersama secara bertanggung jawab sebagai kawasan dan memastikan bahwa menjalin hubungan baik dengan Iran dan Iran juga menjalin hubungan baik dengan negara-negara Teluk.
Al Thani mengatakan Qatar dan mitra regionalnya sedang berupaya mewujudkan kesepakatan tersebut dan menyatakan harapan bahwa konflik itu akan mendorong kerja sama lebih erat.
Kami sedang berupaya mewujudkan hal itu. Mitra regional kami meyakini hal ini dan kami berharap bahwa perang ini menjadi peringatan bagi semua pihak bahwa sudah saatnya hal itu terjadi,
katanya.