Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Tren Masyarakat Indonesia Bekerja di Luar Negeri Terus Meningkat, Jepang Jadi Primadona

Ikhsan Aryo Digdo - Selasa, 04 Juni 2024

MerahPutih.com - Masyarakat Indonesia bersemangat untuk meningkatkan jenjang karier. Bekerja di luar negeri menjadi pilihan mereka agar bisa terus mengasah kemampuan di tingkat lebih tinggi.

Hal tersebut diungkapkan oleh laporan yang dikeluarkan Jobstreet by SEEK dengan Boston Cosulting Group. Tercatat selepas COVID-19 mereda, masyarakat Indonesia memiliki keinginan kuat untuk bekerja di luar negeri.

Laporan tersebut juga mengacu pada survei global yang mencakup 188 negara dengan lebih dari 150 ribu responden, termasuk 19.154 tenaga kerja Indonesia yang memberikan wawasan lokal mengenai lanskap ketenagakerjaan saat ini.

Tak hanya itu, laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa banyak pekerja Indonesia yang memiliki minat tinggi untuk bekerja di Jepang.

Baca juga:

Korut Mau Luncurkan Satelit, AS, Jepang dan Korsel Desak Biar Batal

“Dari 67 persen masyarakat Indonesia yang ingin bekerja di luar negeri, 32 persen di antaranya memilih Jepang sebagai negara tujuan utama untuk bekerja, diikuti oleh negara maju lainnya seperti Australia, Singapura, dan Jerman," ucap Sales Director Jobstreet by SEEK Indonesia Wisnu Dharmawan saat konferensi pers yang digelar di gedung RDTX Place, Jakarta, Selasa (4/6).

Selain itu, laporan eksklusif ini mengungkapkan bahwa para profesional di bidang digitalisasi, data science, dan AI paling bersedia untuk pindah ke luar negeri untuk bekerja (81 persen). Tren ini diikuti oleh para profesional di bidang lainnya seperti Teknik (77 persen), Profesi Kreatif dan Riset (76 persen), dan Teknologi Informasi (75 persen).

Namun, para profesional di bidang pelayanan sosial dan admin menunjukkan minat yang lebih rendah untuk pindah ke luar negeri, karena sifat pekerjaan mereka lebih terlokalisasi.

"Oleh karena itu, penting bagi kami untuk terus berkomitmen membantu perusahaan dalam memahami motivasi para pekerja,” tambahnya.

Baca juga:

5 Juta Lebih Lansia Jepang Diprediksi Mengidap Demensia pada 2040

Di sisi lain, minat masyarakat Indonesia untuk melakukan pekerjaan internasional jarak jauh atau hybrid telah meningkat secara signifikan, dari 55 persen pada 2020 menjadi 71 persen pada 2023, yang berarti menunjukkan peningkatan sebesar 16 persen. (far)

Baca Artikel Asli