Merahputih.com - 53 orang berada di kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan Utara Bali. Mereka terdiri dari 49 Anak Buah Kapal (ABK), 1 komandan satuan, 3 personel arsenal.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI Julius Widjojono belum bisa memastikan kondisi seluruh awak kapal selam tersebut.
Baca Juga
"(Tapi) Cadangan oksigen ada. Dengan kondisi 53 ABK memenuhi syarat," kata Julius dalam keterangannya, (22/4).
Kapal selam tersebut dikomandoi oleh Letkol laut (P) Heri Oktavian. Letkol Heri sudah setahun menjadi komandan kapal selam KRI Nanggala-402.
Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksmana Yudo Margono juga langsung memantau pencarian dengan menggunakan KRI dr. Soeharso. Area pencarian juga telah dipersempit di lokasi munculnya tumpahan minyak.
Baca Juga
Panglima TNI Perintahkan Pencarian Kapal Selam yang Hilang di Bali
Hingga saat ini kapal KRI Nanggala yang masih hilang kontak itu diduga berada pada kedalaman 600 hingga 700 meter. Padahal kapal tersebut maksimal hanya bisa menyelam sedalam 500 meter.
"Kalau lebih dari itu cukup fatal. Bahaya sebenarnya," kata Julius. (Knu)