Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Tingkatkan Jumlah Kursi, PPP Sasar Pemilih Perempuan

Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 Maret 2022

MerahPutih.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meyakini akan bangkit pada Pemilu 2024 mendatang. Langkah strategis akan diambil partai agar suara dan jumlah kursi yang dimenangkan bisa meningkat.

Satu langkah yang diambil adalah dengan menyasar pemilih perempuan dan target caleg perempuan dari PPP terpilih sebanyak 30 persen.

Baca Juga:

Legislator PPP Curiga Distributor Sengaja Timbun Minyak Goreng, Minta Polisi Lacak!

"Insya Allah PPP akan bangkit pada Pemilu 2024 mendatang," kata Suharso Monoarfa di Jambi saat membuka workshop political marketing yang digelar PPP Provinsi Jambi. Sabtu (19/3).

Dia juga mengatakan, dalam waktu dekat pengurus DPP akan mendata nama calon legeslatif (caleg) dan kemudian setelah itu, mengevaluasi para caleg yang siap bertarung pada Pemilu 2024 mendatang.

Suharso mengakui, tidak mudah mengisi 30 persen perempuan, PPP akan menjadi partai yang responsif terhadap perempuan.

"Kita memastikan 30 persen perempuan akan duduk di parlemen," katanya.

Suharso mengingatkan kader PPP untuk bersiap-siap menghadapi Pemilu 2024. Salah satu cara untuk mempersiapkan itu dengan menggelar workshop political marketing pengurus dan kader PPP.

Ketua Umum PPP Suharso Manoarfa. (Foto: Antara)
Ketua Umum PPP Suharso Manoarfa. (Foto: Antara)

Terkait target kursi Pemilu legislatif di Jambi mendatang Ketum PPP Suharso mengatakan akan menargetkan 6-8 kursi dan satu kursi DPR-RI.

Ketua Umum DPP PPP, Suharso Monoarfa yang juga Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) ini hadir bersama Sekretaris DPP PPP, Arwani Thomafi dan pengurus lainnya.

Suharso mendoakan agar Ketua DPW PPP Provinsi Jambi, Muhammad Fadhil Arif bisa menjadi penguasa Jambi.

"Sekarang Bupati Batanghari, mudah-mudahan kedepan bisa jadi penguasa Jambi atau guberbur," katanya dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

PPP Minta Pemerintah Gerak Cepat Cari Investor Lain Pasca Mundurnya Softbank

Baca Artikel Asli