Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Mulai Dibongkar Rabu Depan, Pramono: Biar Pejabat Datang Tanpa Mobil Pribadi
Kamis, 08 Januari 2026 -
MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai pekan depan akan melakukan pembongkaran tiang monorel yang terbengkalai di sisi timur Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Pembongkaran tiang monorel tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu (14/1) dan akan dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan, pemilihan hari Rabu sebagai waktu pembongkaran telah dipertimbangkan secara khusus. Salah satu alasannya adalah untuk mencegah penggunaan kendaraan pribadi oleh pejabat yang hadir di lokasi kegiatan.
Menurut Pramono, kawasan Jalan HR Rasuna Said merupakan wilayah dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi dan rawan kemacetan.
“Harinya sudah kita tentukan hari Rabu. Kenapa hari Rabu? Supaya pejabat siapa pun yang datang ke situ tidak pakai kendaraan pribadi, supaya tidak membuat macet,” ujar Pramono di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (8/1).
Baca juga:
Pemprov DKI Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said, Target Satu Tiang per Hari
Pemprov DKI Siap Bongkar Tiang Monorel, DPRD Malah Sebut belum Pernah Diajak Pembahasan
Selain itu, Pramono juga meminta agar proses pembongkaran dimaksimalkan pada malam hari guna meminimalkan gangguan terhadap arus lalu lintas di kawasan tersebut.
“Tentunya saya juga sudah meminta kepada Dinas Bina Marga agar pembongkaran dimaksimalkan dilakukan pada malam hari, supaya tidak mengganggu transportasi yang ada di Rasuna Said,” katanya.
Sebagai informasi, Dinas Bina Marga DKI Jakarta akan memulai pelaksanaan pembongkaran tiang monorel mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Rabu (14/1) pekan depan.
Proses pembongkaran ditargetkan berlangsung selama 98 hari kerja dengan estimasi satu tiang monorel dibongkar setiap harinya. Total terdapat 98 tiang monorel yang akan dibersihkan dari kawasan tersebut.
Untuk mendukung kegiatan ini, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga mengalokasikan anggaran sebesar Rp 100 miliar guna membongkar tiang monorel yang telah terbengkalai hampir dua dekade. (Asp)