Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

The Brandals Rilis 'Di Pinggir Marjin', Suara Kelas Pekerja Urban

Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026

MerahPutih.com - The Brandals kembali merilis single kedua yang diambil dari album terbaru mereka yang akan datang. Lagu bertajuk Di Pinggir Marjin hadir sebagai balada yang tetap mengangkat kisah tentang penderitaan kelas pekerja, khususnya mereka yang hidup di kawasan urban.

Dalam lagu ini, berbagai emosi seperti kecemasan, kekecewaan, hingga secercah harapan tergambar sebagai beban yang lahir dari tekanan hidup serta situasi pemerintahan yang kian tak menentu.

Meski single sebelumnya terdengar lambat dan melodis, hal tersebut bukan berarti The Brandals menjadi lebih lunak. Sikap kritis mereka sebagai band dengan semangat protes sosial tetap terasa kuat.

Hal itu tercermin dari lirik-lirik yang merepresentasikan suara komunitas perkotaan yang terpinggirkan—mereka yang hidup di tengah kerasnya dinamika kota, namun kerap luput dari perhatian.

Baca juga:

Akhirnya The Brandals Perkenalkan Drummer Baru setelah Lalui Proses Panjang dan Mendalam

The Brandals Rayakan Perilisan Single ‘Belum Padam’ dengan Virtual Showcase

Lirik Di Pinggir Marjin - The Brandals

Tersingkir lagi ke sudut harapan

Di tepi ruang terkubur impian

Ditekan mimpi yang harus terbayar

Menghitung sisa dan dikejar angka

Takkan hilang beban bertahun lamanya

Berteduh di rumah tanah pinjaman

Pahit getir kenyataan ditelan

Jatuh bangun dendam kelam tenggelam

Kiri kanan terjebak aturan

Atas bawah jauh jarak yang terpisah

Kau aku kita semua

Sembunyikan lelah di balik riang

Anak-anak bertanya kapan cepat pulang

Bertahan sehari

Di jalanan lagi

Pahit getir kenyataan ditelan

Jatuh bangun dendam kelam tenggelam

Kiri kanan terjebak aturan

Atas bawah jauh jarak yang terpisah

Kau aku kita semua

(Kita semua terjebak, kita semua terjebak)

(Kita semua terjebak, kita semua terjebak)

(Kita semua terjebak, kita semua terjebak)

(Kita semua terjebak, kita semua terjebak)

Kau aku kita semua (Kita semua terjebak, kita semua terjebak)

Kau aku kita semua (Kita semua terjebak, kita semua terjebak)

Kau aku kita semua (Kita semua terjebak, kita semua terjebak)

Kau aku kita semua (Kita semua terjebak, kita semua terjebak)

Kau aku kita semua (Kita semua terjebak, kita semua terjebak)

Kau aku kita semua (Kita semua terjebak, kita semua terjebak)

Kau aku kita semua (Kita semua terjebak, kita semua terjebak)

Kau aku kita semua (Kita semua terjebak, kita semua terjebak)

(Kita semua terjebak, kita semua terjebak)

(Kita semua terjebak, kita semua terjebak)

(far)

Baca Artikel Asli