MerahPutih.com - The Brandals kembali merilis single kedua yang diambil dari album terbaru mereka yang akan datang. Lagu bertajuk Di Pinggir Marjin hadir sebagai balada yang tetap mengangkat kisah tentang penderitaan kelas pekerja, khususnya mereka yang hidup di kawasan urban.
Dalam lagu ini, berbagai emosi seperti kecemasan, kekecewaan, hingga secercah harapan tergambar sebagai beban yang lahir dari tekanan hidup serta situasi pemerintahan yang kian tak menentu.
Meski single sebelumnya terdengar lambat dan melodis, hal tersebut bukan berarti The Brandals menjadi lebih lunak. Sikap kritis mereka sebagai band dengan semangat protes sosial tetap terasa kuat.
Hal itu tercermin dari lirik-lirik yang merepresentasikan suara komunitas perkotaan yang terpinggirkan—mereka yang hidup di tengah kerasnya dinamika kota, namun kerap luput dari perhatian.
Baca juga:
Akhirnya The Brandals Perkenalkan Drummer Baru setelah Lalui Proses Panjang dan Mendalam
The Brandals Rayakan Perilisan Single ‘Belum Padam’ dengan Virtual Showcase
Lirik Di Pinggir Marjin - The Brandals
Tersingkir lagi ke sudut harapan
Di tepi ruang terkubur impian
Ditekan mimpi yang harus terbayar
Menghitung sisa dan dikejar angka
Takkan hilang beban bertahun lamanya
Berteduh di rumah tanah pinjaman
Pahit getir kenyataan ditelan
Jatuh bangun dendam kelam tenggelam
Kiri kanan terjebak aturan
Atas bawah jauh jarak yang terpisah
Kau aku kita semua
Sembunyikan lelah di balik riang
Anak-anak bertanya kapan cepat pulang
Bertahan sehari
Di jalanan lagi
Pahit getir kenyataan ditelan
Jatuh bangun dendam kelam tenggelam
Kiri kanan terjebak aturan
Atas bawah jauh jarak yang terpisah
Kau aku kita semua
(Kita semua terjebak, kita semua terjebak)
(Kita semua terjebak, kita semua terjebak)
(Kita semua terjebak, kita semua terjebak)
(Kita semua terjebak, kita semua terjebak)
Kau aku kita semua (Kita semua terjebak, kita semua terjebak)
Kau aku kita semua (Kita semua terjebak, kita semua terjebak)
Kau aku kita semua (Kita semua terjebak, kita semua terjebak)
Kau aku kita semua (Kita semua terjebak, kita semua terjebak)
Kau aku kita semua (Kita semua terjebak, kita semua terjebak)
Kau aku kita semua (Kita semua terjebak, kita semua terjebak)
Kau aku kita semua (Kita semua terjebak, kita semua terjebak)
Kau aku kita semua (Kita semua terjebak, kita semua terjebak)
(Kita semua terjebak, kita semua terjebak)
(Kita semua terjebak, kita semua terjebak)
(far)