Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Tertibkan Bangunan Liar, Pemprov DKI Perluas Kawasan Industri Pulogadung

Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2020

Merahputih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memperluas Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur menjadi kawasan terpadu. Salah satunya membuat Rumah Susun Sewa (Rusunawa).

Pengembangan kawasan tersebut direncanakan dari sebatas kawasan industri yang telah eksis saat ini menjadi kawasan terpadu yang memiliki beragam fasilitas publik, seperti rusunawa, rumah sakit, sekolah, hingga transportasi publik terintegrasi.

Baca Juga

Pedagang Positif COVID-19, Pemprov DKI Diminta Lebih Humanis

"Di sini ada lahan seluas 500 hektar yang selama ini diperuntukkan untuk kawasan industri. Dirut PT JIEP, Pak Landi, beserta jajaran, punya konsep yang bagus melakukan re-master plan menjadikan kawasan industri ini menjadi kawasan terpadu," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, Minggu (26/7).

Dalam proses pengembangan kawasan tersebut, tidak hanya fasilitas publik berupa bangunan yang akan dibangun, melainkan juga disiapkan Ruang Terbuka Hijau seluas 94 hektar dalam konsep re-master plan 2019-2023.

“Di sini nanti akan dibangun RS, rusunawa, di sini juga akan disiapkan RTH yang luasnya hampir 100 hektar. Jadi, kalau hari ini kita punya Monas yang lahannya seluas 80 hektar, Ragunan luasnya 70 hektar, di sini nanti kita punya hampir 100 hektar dengan kawasan hutan kota dan waduknya," ujarnya.

Riza Patria
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat meninjau aliran Kali Angke di kelurahan Kedoya Utara dan Duri Kosambi, Jakarta Barat, Kamis (9/7). Foto: Istimewa

Kasawan Industri Pulogadung juga nantinya bisa menampung air bahkan bisa menjadi air baku atau air yang bermutu baik.

"Jadi tempat yang bersih, yang indah, (ada) rumah sakit, pendidikan, dan kawasan industri sebagian kecil,” terang Riza.

Untuk memulai hal tersebut, Pemprov DKI akan menyiapkan beberapa langkah. Di antaranya, melakukan penertiban bangunan liar seluas kurang lebih 3 hektar dan mempercepat pengesahan re-master plan dalam Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Baca Juga

Yasonna Sebut Ekstradisi Maria Pauline Lumowa Dilakukan 'Injury Time'

Politikus Gerindra DKI Jakarta ini pun mengatakan bahwa kawasan Industri Pulogadung sudah selesai konsepnya yang dijadikan fasilitas terpadu bagi warga.

"Kita akan mulai dengan penataan, penertiban, kita akan mengubah RDTR dan RTRW-nya. Kita akan melakukan percepatan dalam tahun ini juga dan mempersiapkan lokasi baru nanti ada beberapa titik yang potensial. Sehingga, percepatan kawasan ini bisa kita optimalkan,” pungkas Riza Patria. (Asp)

Baca Artikel Asli