MerahPutih.com - Anoa Records menghadirkan kolaborasi menarik antara dua musisi, Taufik Azhari (Kishy) dan Alexandra J. Wuisan (Sieve, Gergasi Api), lewat sebuah maxi single berisi dua lagu.
Karya berjudul Overgrown Noises ini memadukan seni spoken word dengan permainan gitar berlapis yang kaya tekstur, menghasilkan pengalaman mendengarkan yang unik, mendalam, sekaligus atmosferik.
Overgrown Noises hadir dalam dua bagian yang saling terhubung. Rilisan ini menjadi ruang eksplorasi bagi Taufik dan Alexandra untuk menghadirkan musik yang tidak hanya didengar, tetapi juga dirasakan secara emosional.
Bagian pertama membawa pendengar ke wilayah yang lebih eksperimental. Permainan efek gitar dari Taufik menciptakan lapisan bunyi yang kompleks dan terkadang abstrak. Di atas lanskap suara tersebut, Alexandra membacakan puisi dengan pendekatan lembut dan berlapis.
Kata-kata tidak hanya berfungsi sebagai makna, melainkan juga menjadi bagian dari tekstur sonik. Suasana yang tercipta terasa misterius dan imersif, seolah mengajak pendengar memasuki ruang batin yang sunyi namun penuh gema.
Baca juga:
Gandeng ERN dan Dochi Pee Wee Gaskins, Kenny Jacta Rilis Single Perdana 'Kau Coba Rayu'
Berbeda dengan bagian pertama, bagian kedua menghadirkan nuansa yang lebih tenang dan emosional dengan sentuhan gaya shoegaze. Permainan gitar terdengar lebih jernih dan terarah, sementara vokal Alexandra menyatu harmonis dengan melodi.
Lapisan vokal yang saling mengisi menciptakan atmosfer sinematik, membangun perasaan intim sekaligus reflektif. Perpaduan ini memperlihatkan sisi lain dari kolaborasi keduanya—lebih hangat, namun tetap kontemplatif.
Baca juga:
Joanna Andrea Rilis Single 'Dinikmati Saja', Lagu Penyemangat tentang Ikhlas Jalani Hidup
Rilisan ini juga terhubung dengan tiga puisi utama berjudul In the Heart of It All, A Halse in Time, dan Overgrown Noises. Ketiganya memperkuat tema besar tentang kerinduan, perubahan, serta relasi antara suara dan keheningan.
Secara keseluruhan, maxi single ini menjadi perjalanan artistik yang mengaburkan batas antara musik dan sastra, menghadirkan pengalaman yang lebih personal dan mendalam bagi pendengar.
Kolaborasi antara Taufik Azhari dan Alexandra J. Wuisan diharapkan tidak berhenti pada rilisan ini. Keduanya membuka peluang untuk menghadirkan eksplorasi lanjutan di masa mendatang, dengan pendekatan kreatif yang semakin luas dan berani. (Far)