MerahPutih.com - Ariana Grande kembali mencatatkan prestasi dalam karier musiknya tahun ini. Album terbarunya, Petal, berhasil menduduki posisi nomor satu di tangga lagu Billboard 200.
Pencapaian tersebut menjadikan Petal sebagai album ketujuh Ariana Grande yang berhasil menempati posisi puncak tangga lagu tersebut.
Petal merupakan album studio kedelapan Grande sekaligus menjadi kelanjutan dari album studio ketujuhnya, Eternal Sunshine, yang dirilis pada 8 Maret 2024 melalui Republic Records.
Baca juga:
Album 'Petal' Jadi Comeback Terbesar Ariana Grande
Petal menandai kembalinya Grande dengan mencatatkan minggu terbesar bagi penyanyi sekaligus penulis lagu tersebut dalam unit penjualan sepanjang dekade 2020-an.
Album ini juga mencatatkan penjualan album murni terbesar Grande dalam lebih dari satu dekade.
Pencapaian tersebut sekaligus menempatkan Ariana Grande di posisi kelima sebagai penyanyi solo perempuan dengan jumlah album yang paling banyak mencapai posisi nomor satu.
Baca juga:
‘ARIRANG’ Debut No 1 di Billboard, BTS Berharap Lagu-Lagunya Semangati Fan
Sementara itu, Taylor Swift masih memimpin dengan 15 album, kemudian disusul Barbra Streisand dengan 11 album, Madonna 10 album, serta Beyonce 8 album.
Kemudian, Janet Jackson, Lady Gaga, dan Ariana Grande, masing-masing telah memiliki tujuh album yang berhasil menduduki posisi puncak Billboard 200 sejak tangga lagu tersebut pertama kali diterbitkan secara rutin pada 1956.
Ariana Grande Bawakan 12 Lagu di Album Petal
Petal terdiri dari 12 lagu, dengan satu lagu edisi khusus yang dirilis melalui platform musik Apple.
Daftar lagu dalam album tersebut meliputi Kiss Me, Hate That I Made You Love Me sebagai singel utama, Petal sebagai lagu utama atau title track, Stay, Oh Well, Big Feelings, Freak, Warning Signs (Interlude), Like I Do, Never Get Over Me, Bad Thing (Bunny Hop), Nowhere, dan Nobody.
Melalui Petal, Ariana Grande mengajak pendengar melihat bagaimana perempuan dipersepsikan dalam industri hiburan.
Ariana menggambarkan melalui lirik dan visual yang lugas bahwa perjalanan tersebut tidak selalu mudah. Ada berbagai tantangan hingga pengucilan yang harus dihadapinya, terutama terkait perbedaan selera dengan perkembangan industri hiburan saat ini. (Tka)