Sajama Cut Perluas 'Cowabunga' lewat Edisi Deluxe dan Tujuh Interpretasi Baru

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Sajama Cut Perluas 'Cowabunga' lewat Edisi Deluxe dan Tujuh Interpretasi Baru

Sajama Cut rilis album fisik kembali. (foto: dok/sajama cut)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SETAHUN setelah memperkenalkan babak baru dalam perjalanan bermusiknya lewat Cowabunga, Sajama Cut kembali membuka ruang baru untuk album tersebut. Kali ini, album itu diperluas melalui Cowabunga Deluxe, sebuah edisi yang membawa materi Cowabunga ke dalam bentuk yang lebih luas sekaligus menghadirkannya untuk pertama kali dalam format compact disc (CD).

Lewat kerja sama dengan label rekaman demajors, Cowabunga Deluxe dirilis sebagai paket double CD pada 11 September 2026. Format fisik ini menjadi kelanjutan dari perjalanan Cowabunga yang sebelumnya hanya tersedia dalam edisi kaset terbatas melalui Bojakrama Press.

Alih-alih sekadar berisi pengemasan ulang materi yang telah ada, Cowabunga Deluxe memberikan ruang bagi tujuh musisi dan grup musik dari lintas generasi untuk membaca ulang lagu-lagu Sajama Cut. Alkateri, Eleanor Whisper, The Jansen, Water Heater, Patrivia, Sunwich, dan ASHN menghadirkan interpretasi mereka, menghasilkan sejumlah versi baru yang membawa karakter berbeda tanpa melepaskan hubungan dengan materi aslinya.

“Ini benar-benar menunjukkan energi Cowabunga yang propulsif dan selebratif. Semakin ramai diteriakkan, akan semakin seru dan semakin terasa emosi dan kata-katanya,” ujar Marcel Thee.

Baca juga:

Sajama Cut Hadirkan Harapan di Tengah Gelap Lewat COWABUNGA



Menurut Marcel, keterlibatan para musisi tersebut juga menjadi bagian yang membuat edisi deluxe ini memiliki kejutan tersendiri. , “Kami merasa sangat terhormat dengan kesediaan teman-teman yang luar biasa ini untuk terlibat di album deluxe ini. Selalu ada kejutan dari apa yang mereka tambahkan, juga interpretasi yang sama sekali tidak kami duga,” ujar mereka.

Di antara materi tambahan yang hadir dalam edisi ini, terdapat Absolute Sadness. Lagu tersebut sebenarnya ditulis dan direkam dalam periode pengerjaan Cowabunga, tetapi kemudian disimpan dan baru dikeluarkan melalui edisi deluxe ini.

Ada pula Debu-Debu Intan (feat. Sunwich) yang menjadi salah satu bagian penting dalam proyek tersebut. Lagu ini mempertemukan Sajama Cut dengan Aliefia Augustine dari Sunwich, sekaligus memperlihatkan bagaimana kolaborasi antarmusisi dapat membuka kemungkinan baru terhadap materi yang sebelumnya telah dikenal.

Keterlibatan tujuh nama dalam Cowabunga Deluxe juga menggambarkan panjangnya hubungan Sajama Cut dengan ekosistem musik independen Indonesia. Mereka datang dari latar dan generasi yang berbeda, tetapi bertemu melalui lagu-lagu dalam Cowabunga. Bagi para kolaborator, proyek tersebut menjadi kesempatan untuk berhadapan langsung dengan karya sebuah band yang selama lebih dari dua dekade menjadi bagian dari perjalanan musik independen Indonesia.

Arno Zarror, gitaris Patrivia dan Dongker, mengatakan, “Luar biasa, kami semua senang. Kebetulan semua personel Patrivia memang ngefan dengan Sajama Cut. Semoga versi kami bisa menjadi warna lain bagi pendengar setia Sajama Cut.”

Sementara itu, Bryan dari ASHN menyampaikan, “Di album yang seru Cowabunga, ada track mellow, ada track Debu-Debu Intan yang magis banget. It was an honor to do the ASHN version for the deluxe album.”

Membawa kembali Rilisan Fisik


Tidak hanya memperluas isi album, Cowabunga Deluxe juga membawa karya Sajama Cut kembali ke ranah fisik. Double CD tersebut menjadi medium baru bagi pendengar yang ingin memiliki dan mengoleksi materi album beserta berbagai interpretasi di dalamnya. Cowabunga Deluxe dapat diperoleh melalui situs demajors di www.demajors.com serta jaringan distribusi demajors.

Setelah hadir dalam bentuk fisik, Cowabunga Deluxe juga dijadwalkan tersedia secara digital melalui The Bronze Medal Records pada 11 September 2026.

Perjalanan edisi deluxe ini kemudian tidak berhenti pada perilisan rekaman. Sajama Cut akan membawa materi tersebut ke panggung melalui Sajama Cut Deluxe Set di Synchronize Fest 2026 pada 17 Oktober 2026. Sejumlah kolaborator yang terlibat dalam album, yakni Sunwich, Eleanor Whisper, Alkateri, dan Patrivia, juga akan hadir dan berkolaborasi secara langsung di atas panggung.

Dengan format double CD, tujuh interpretasi dari para kolaborator, serta Absolute Sadness yang selama ini tersimpan dari periode rekaman Cowabunga, edisi deluxe ini menjadi perpanjangan dari perjalanan album tersebut. Bukan sekadar tambahan materi, Cowabunga Deluxe memperlihatkan bagaimana sebuah album dapat terus bergerak, menemukan tafsir baru, dan memperoleh kehidupan berbeda setelah perilisan pertamanya.(far)



Baca juga:

Sajama Cut Umumkan Album Terbaru dengan Formasi Terkini Bertajuk 'COWABUNGA'

#Sajama Cut #Musik #Album Baru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Portura Debut lewat Single 'Ye Ye Ye', Hadirkan Konsep Escape Room dalam Video Klip
Portura resmi debut lewat single 'Ye Ye Ye' pada 18 September 2026. Video klipnya disutradarai Agung Pambudi dengan konsep Escape Room.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Portura Debut lewat Single 'Ye Ye Ye', Hadirkan Konsep Escape Room dalam Video Klip
ShowBiz
'Observasi Transisi', Babak Baru Adhitia Sofyan dalam Menyusuri Perubahan
Rilisan ini menawarkan kembali pengalaman memiliki sebuah karya secara utuh.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
'Observasi Transisi', Babak Baru Adhitia Sofyan dalam Menyusuri Perubahan
ShowBiz
Soyeon i-dle Bicara soal Berani Menikmati Hidup lewat 'I’m gonna TOESA'
Judul 'I’m gonna TOESA' diambil dari istilah Korea 'toesa', yang berarti mengundurkan diri atau berhenti dari pekerjaan.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Soyeon i-dle Bicara soal Berani Menikmati Hidup lewat 'I’m gonna TOESA'
ShowBiz
Tsaqib Rilis 'Maju Satu Satu', Lagu Romantis tentang Bertahan Bersama
Lagu ini membawa cerita tentang cinta, kebahagiaan, serta keinginan untuk menjalani kehidupan bersama orang yang dicintai hingga akhir.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Tsaqib Rilis 'Maju Satu Satu', Lagu Romantis tentang Bertahan Bersama
ShowBiz
Sajama Cut Perluas 'Cowabunga' lewat Edisi Deluxe dan Tujuh Interpretasi Baru
Cowabunga Deluxe dirilis sebagai paket double CD pada 11 September 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Sajama Cut Perluas 'Cowabunga' lewat Edisi Deluxe dan Tujuh Interpretasi Baru
ShowBiz
'Cheeks', Lagu Cinta yang Mengantar Kembalinya The Nerverackers
'Cheeks' kemudian berkembang menjadi lebih daripada sekadar lagu cinta.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
'Cheeks', Lagu Cinta yang Mengantar Kembalinya The Nerverackers
ShowBiz
Bukan Lagi Soal Bertahan, 'Ritual' David Kushner Ungkap Titik Lelah Sebuah Hubungan
David Kushner menghadirkan 'Ritual', lagu bernuansa dark pop tentang hubungan yang terjebak dalam lingkaran luka, konflik, kelelahan, dan pengorbanan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Bukan Lagi Soal Bertahan, 'Ritual' David Kushner Ungkap Titik Lelah Sebuah Hubungan
ShowBiz
Jelang 27 Tahun Berkarya, Mocca Akhirnya Bawa 'The Unforgotten Tour' ke Cina
Menjelang 27 tahun berkarya, Mocca menggelar The Unforgotten Tour di empat kota Cina pada 24-27 September 2026 bersama Handshake Records.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Jelang 27 Tahun Berkarya, Mocca Akhirnya Bawa 'The Unforgotten Tour' ke Cina
ShowBiz
Kunto Aji dan Deretan 'Side Quest': dari Linmas hingga Melantunkan Macapat di Hadapan Sri Sultan
Kunto Aji kembali menjalani “side quest” di luar musik dengan melantunkan tembang macapat di hadapan Sri Sultan dalam pembukaan FKY 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Kunto Aji dan Deretan 'Side Quest': dari Linmas hingga Melantunkan Macapat di Hadapan Sri Sultan
ShowBiz
Idgitaf Raih 6 Nominasi AMI Awards 2026, Berkat Album 'Berusaha di Bawah Hujan'
Idigitaf meraih enam nominasi di AMI Awards 2026. Ia pun bangga dan bersyukur atas pencapaiannya itu.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
Idgitaf Raih 6 Nominasi AMI Awards 2026, Berkat Album 'Berusaha di Bawah Hujan'
Bagikan