Seperti yang dilakukan oleh Imam, warga Desa Klayan yang datang bersama istri dan seorang anaknya. Ia mengaku sering datang ke lokasi ini untuk sekedar mengajak anaknya memberi makan rusa.
“Buat cari hiburan ngajak anak jalan-jalan sambil ngabuburit. Gratis kalo disini dulu boleh masuk, cuma beli kangkung atau wortel aja Rp 3000,” ujar Imam, Senin (28/5).
Namun yang kurang dari lokasi ini adalah tempat parkir kendaraan, karena semua warga yang datang memarkirkan kendaraan mereka di bahu jalan sehingga sedikit mengganggu arus lalu lintas di jalan tersebut.>Berita ini merupakan laporan dari Mauritz, kontributor Merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya.>Baca juga berita lainnya Adu Betis, Tradisi Masyarakat Sulawesi Selatan