Tahun Ini Pemerintah DKI Jakarta Bangun 2 Jalan Layang di Perlintasan KA

Selasa, 14 Januari 2025 - Alwan Ridha Ramdani

MerahPutih.com - Dinas Bina Marga DKI Jakarta mengaku siap membangun dua jalan layang (flyover) pada tahun anggaran 2025.

Pembangunan ini diklaim sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan kelancaran berlalu lintas terutama di perlintasan kereta api.

"Pembangunan flyover ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan efisiensi lalu lintas di Jakarta, khususnya di perlintasan kereta api yang rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas," ujar Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo di Jakarta, Selasa (14/1).

Dua jalan layang ini yakni Flyover Latumenten di Jalan Latumenten, dekat Rumah Sakit Jiwa yang akan melintasi rel kereta api. Pembangunan akan dilakukan di sisi timur dan barat jalan, dengan panjang sisi barat 440,86 meter dan lebar (Right of Way/ROW) 11 meter, serta panjang sisi timur 439,23 meter dengan ROW 10 meter.

Baca juga:

Ini Kata Djarot untuk Minimalisir Kecelakaan di Perlintasan KA

Ada juga Flyover Bintaro Puspita yang direncanakan memiliki panjang 441 meter dengan ROW 9 meter dan dibangun untuk mengatasi kemacetan di perlintasan kereta api di kawasan Bintaro.

Heru menyampaikan, Dinas Bina Marga DKI Jakarta berkomitmen untuk menyelesaikan proyek-proyek ini tepat waktu dan sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan.

"Pembangunan kedua flyover tersebut dilakukan menggunakan anggaran tahun jamak (multiyears)," ujar dia.

Pembangunan ini diklaim sejalan dengan undang-undang yang mewajibkan perlintasan jalan dan rel kereta api ditingkatkan menjadi tidak sebidang melalui pembangunan lintas atas atau bawah (flyover atau underpass).

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan