Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pemilih Jokowi Cenderung Memilih Khofifah-Emil?

Eddy Flo - Senin, 19 Maret 2018

MerahPutih.Com - Pemilih Jokowi dalam Pilpres 2019 nanti cenderung lebih banyak memilih pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dibanding pasangan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno.

Hal itu tercermin dari temuan survei Poltracking Indonesia terkait peta elektoral kandidat calon gubernur dan calon wakil gubernur pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2018.

"Pemilih Jokowi sebanyak 48,8 persen memilih Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak, sedangkan yang memilih Gus Ipu-Puti Guntur Soekarno hanya sebesar 38,0 persen," ujar Hanta di Hotel Sari Pan Pasific, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (18/3).

Di sisi lain, kata Hanta, pemilih yang memilih Prabowo Subianto lebih banyak yang memilih Gus Ipul-Puti Soekarno dengan presentase 47,7 persen dibandingkan memilih Khofifah-Emil yang hanya memperoleh 40,5 persen.

Hanta melanjutkan, terkait dengan uji karakter kandidat, survei ini menunjukkan bahwa pasangan Khofifah-Emil unggul pada tujuh karakter personal, sementara pasangan Gus Ipul-Puti Soekarno hanya unggul pada satu karakter personal.

Adapun tujuh karakter personal dimana pasangan Khofifah-Emil unggul adalah peduli dan perhatian pada rakyat 70,8 persen, jujur, bisa dipercaya, dan bersih dari korupsi 65,7 persen, berprestasi 7 persen. Kategori pintar dan berwawasan luas Khofifah-Emil mendapat 77,2 persen, sedangkan Gus Ipul-Puti Soekarno 72,3 persen.

"Kategori ramah atau santun dan religius atau islami, pasangan Khofifah-Emil mendapat 79,2 persen dan 81,9 persen unggul dari Gus Ipul-Puti Soekarno yang hanya memperoleh 73,9 persen dan 79,7 persen," jelas dia.

Sedangkan pada penampilan menarik ataupun tampan dan cantik pasangan Khofifah-Emil dan pasangan Gus Ipul-Puti Soekarno hampir berimbang.

"Kategori berani dan tegas Gus Ipul-Puti Soekarno mendapat 69,6 persen, unggul dibandingkan Khofifah-Emil yang hanya memperoleh 68,0 persen, meskipun selisihnya sangat tipis yaitu hanya 1,6 persen," pungkas Hanta.

Sebagaimana diketahui, dalam Pilkada Jawa Timur 2018, pasangan Gus Ipul-Puti Soekarno diusung oleh PKB, PDI Perjuangan, Gerindra dan PKS. Sementara pasangan Khofifah-Emil diusung oleh Demokrat, Golkar, PPP, Nasdem, Hanura, PAN dan PKPI.

Survei Poltracking Indonesia ni dilakukan pada 6-11 Maret 2018 dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. Jumlah sample dalam survei ini adalah 1200 responden dengan margin of error +/- 2,83% pada tingkat kepercayaan 95%.

Klaster survei ini menjangkau 29 kabupaten dan 9 kota di seluruh Provinsi Jawa Timur secara proporsional berdasarkan data jumlah populasi pemilih terakhir. Sedangkan stratifikasi survei ini adalah proporsi jenis kelamin pemilih. Metode sampling ini meningkatkan representasi seluruh populasi pemilih secara lebih akurat.(Pon)

Baca Artikel Asli