Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Survei INES: Effendi Simbolon Favorit Masyarakat Sumatera Utara

Zaimul Haq Elfan Habib - Jumat, 15 Desember 2017

MerahPutih.com - Lembaga survei Indonesia Network Election Survei (INES) merilis hasil temuannya terhadap nama-nama kandidat yang kemungkinan akan bertarung di Pilkada Sumatera Utara (Sumut) 2018.

Adapun nama-nama tersebut yakni Gubernur Petahana Gubernur T Erry Nuradi, Letjen TNI Edy Rahmayadi, Tifatul Sembiring, Gus Irawan Pasaribu, Effendi MS Simbolon, Maruarar Sirait, Bupati Simalungun yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, JR Saragih dan Bupati Langkat sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Ngogesa Sitepu.

‎Direktur Eksekutive INES, Chaerudin Affan mengatakan, popularitas dari semua nama tersebut ternyata menempatkan politisi PDIP Effendi Simbolon di urutan teratas dengan perolehan 77,60 persen. Kemudian disusul Petahana T Erry Nuradi 77,8 persen, dan Gus Irawan Pasaribu di tempat ketiga dengan 76,20 persen.

"Kemudian disusul nama Edy Rahmayadi 70,6 persen, ‎Ngogesa Sitepu 70,40 persen, Tifatul Sembiring 70,10 persen, JR Saragih 69,60 persen dan terakhir yakni Maruarar Sirait 68,90 persen," ujar Chaerudin, Kamis (14/12).

‎Chaerudin menuturkan, dalam survei ini nama Effendi Simbolon juga unggul pada tingkat akseptabilitas dengan 74,2 persen, disusul nama JR Saragih 73,7 persen dan Bupati Langkat sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Ngogesa Sitepu 73,6 persen.

‎Kemudian, Letjenl TNI Edy Rahmayadi 73,3 persen, Gus Irawan Pasaribu 72,7 persen, Maruarar Sirait 71,8 persen, T Erry Nuradi memiliki tingkat akseptabilitas 70,9 persen dan Tifatul Sembiring 69,3 persen.

Chaerudin menjelaskan, alasan mencuatnya nama Effendi lantaran dia ‎dinilai sebagai seorang tokoh yang memiliki kemampuan dan akuntabilitas sebagai pemimpin terhadap kelompoknya.

"Effendi bisa dengan mudah mendapatkan followers dan bukan teralienasi di pucuk pimpinan, dan hanya dituruti karena sistem yang ada," tuturnya.

Karena itu, lanjut Chaerudin, ‎jika Pilgub Sumut digelar hari ini, maka 25,2 persen warga Sumatera Utara memilih Effendi MS Simbolon.

Sedangkan, petahana Tengku Erry Nuradi hanya memiliki tingkat keterpilihan secara spontan 6,4 persen, Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi13,9 persen, Tifatul Sembiring 3,1 persen, Gus Irawan Pasaribu 11,9 persen, Maruarar Sirait 3,1 persen, JR Saragih 5,1 persen dan, Ngogesa Sitepu 6,2 persen.

"Dan masyarakat yang tidak memilih sebanyak 25,1 persen," paparnya.

‎Menyikapi survei itu, menurut Pengamat Nasional Haris Rusli, tingkat elektabilitas Petahana yang sangat rendah dalam survei ini mencerminkan kalau masyarakat Sumatera Utara tidak ingin dipimpin Petahana.

"Sedangkan Edy Rahmayadi dengan elektabilitas 13,9 persen masih sangat besar peluangnya untuk mengejar tingkat elektabilitas dengan kerja tim yang solid. Kemudian, Gus Irawan juga punya kans besar untuk terus meningkat tingkat elektabilitasnya," tandansya.

Untuk diketahui, survei ini dilakukan pada 24 November-3 Desember 2017 di 33 kabupaten dan kota di Sumatera Utara, dengan melibatkan 1.816 responden. Survei ini menggunakan metode multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error +/- 2.3 persen. (Pon)

Baca Artikel Asli