MerahPutih.com - “Ada fasenya gua capek banget kerja. Nggak ada motivasi, tiap bangun tidur udah capek duluan, tiap mau tidur rasanya kosong.”
Kegelisahan tersebut menjadi titik awal Aliefia Augustine atau Fia dalam menulis rilisan terbaru Sunwich bertajuk Hassled Out!. Lagu ini merefleksikan kelelahan akibat rutinitas kerja, terutama di Jakarta—kota yang ia rasakan begitu padat dan menuntut.
Saat itu, Fia yang tinggal di Jakarta Utara harus menempuh perjalanan harian hingga Jakarta Selatan. Ia menjalani rutinitas Priok–Fatmawati dengan tiga moda transportasi: KRL, MRT, dan ojek.
“Setiap hari rasanya kayak diri gua ketinggalan di kereta. Awalnya gua nikmatin karena ini pekerjaan pertama gua di bidang yang gua suka. Tapi setelah bertahun-tahun, ditambah masalah lain, gua mulai capek dan sampai mempertanyakan, ‘ngapain ya gua kerja? Bisa nggak sih nggak kerja kantoran?’” jelas Fia, penulis sekaligus vokalis Sunwich.
Di waktu yang sama, Fia juga bekerja sebagai admin media sosial—yang ia sebut sebagai “kerjaan template Gen Z”—membuat hidupnya tak lepas dari layar. Selain isu kelelahan kerja, Sunwich turut menyinggung kemunafikan di media sosial melalui lagu Laras.
Judul Laras sendiri menyimpan makna ganda: bisa terdengar seperti nama perempuan yang manis, namun juga merujuk pada senjata laras panjang yang berbahaya. Lagu ini merefleksikan kekecewaan Fia terhadap sosok yang sebelumnya ia kagumi, namun ternyata tidak sesuai ekspektasi.
Baca juga:
Dzulfahmi Rilis Album Debut 'DZUL', Potret Jujur Kelas Menengah Urban
Menariknya, rilisan ini menjadi karya pertama Sunwich yang menggunakan bahasa Indonesia, setelah sebelumnya konsisten berbahasa Inggris. Keputusan ini muncul sepulang tur mereka di Jepang, terinspirasi oleh musisi internasional yang tetap menggunakan bahasa ibu untuk membangun kedekatan dengan pendengar.
Langkah ini menjadi penanda penting dalam perjalanan musikal Sunwich—lebih personal, lebih jujur, dan lebih dekat dengan realitas pendengar lokal.
Eksplorasi Sound dan Formasi Baru
Dari sisi musikal, Sunwich juga melakukan eksplorasi baru. Kini sebagai trio setelah ditinggal dua gitaris, mereka memaksimalkan peran masing-masing.
Rifki Handani (drum) merekam gitar dari rumah, sementara Raflie Arbiantara mengisi bass dari kamar kosnya. Fia kembali memainkan biola, sekaligus menggarap synth dan elemen tambahan secara mandiri. Proses rekaman vokal dan drum dilakukan di Haji Jian Studio.
“Masih pakai metode yang sama seperti THUNDER!!!!!!!!!, tapi kali ini pure sound ampli semua. Untuk maxi ini, gua pakai satu notasi tema lead gitar yang sama di dua lagu berbeda sebagai ‘notasi dasar’ rilisan ini,” jelas Rifki selaku produser.
Baca juga:
Sal Priadi Rilis 'Kepala, Pundak, Kerja Lagi', Lagu Reflektif OST Film 'Monster Pabrik Rambut'
Proses produksi kedua lagu ini terbilang cepat, dimulai dari tahap demo pada Januari hingga mastering di Maret. Meski demikian, materi Hassled Out! sebenarnya sudah ada sejak 2023, sementara Laras baru ditulis pada awal 2025.
Maxi single ini juga menjadi rilisan perdana Sunwich setelah tur Jepang kedua mereka, sekaligus menandai transformasi formasi dari quintet menjadi trio. (Far)