MerahPutih.com - Masyarakat dihebohkan dengan adanya soal ujian yang memuat pertanyaan 'Anies Diejek Mega'. Naskah itu muncul saat ujian sekolah SMPN 250 Jakarta Selatan.
Pengamat politik Karyono Wibowo menilai, soal ujian dengan mencatut dua nama pejabat Indonesia itu tidak etis.
Baca Juga
Ketua DPRD DKI Ancam Polisikan Guru Pembuat Soal Ujian 'Anies Diejek Mega'
"Tindakan membuat soal ujian seperti itu merupakan perbuatan tidak etis dan berlebihan, tidak patut menjadi suri tauladan," ujar Karyono kepada wartawan, Rabu (16/12).
Dia meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memberikan peringatan kepada pembuat soal.
"Marwah pendidikan nasional sebagai kawah candradimuka untuk mencetak generasi cerdas dan berbudi pekerti luhur harus dijaga," lanjut Karyono.
Ketua Indonesia Public Institute ini menduga, ada unsur kesengajaan yang bertujuan politis dalam pembuatan soal itu.
Karyono menilai soal ujian itu mengandung tendensi politik. Dia memprediksi itu akan berpengaruh kepada elektoral kedua tokoh itu pada 2024 nanti.
Apalagi, katanya, siswa SMP yang diberi soal itu, ada kemungkinan akan menjadi pemilih pemula pada 2024 nanti sehingga, menurut Karyono, bisa saja soal ujian 'Anies diejek Mega' menggiring opini para siswa.
"Sasarannya adalah siswa yang berpotensi menjadi pemilih pemula," ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala SMPN 250 Cipete Utara, Jakarta Selatan, Setia Budi, meminta maaf terkait hebohnya kasus soal ujian 'Anies Diejek Mega'.
Setia Budi menyebut sejak awal dia telah melakukan standard operating procedure (SOP) terkait pembelajaran di sekolah.
Setia Budi menyadari pihaknya tidak mengedit secara menyeluruh terkait soal ujian ini. Namun, ia menyebut tim telaah telah menelaah soal yang dibuat oleh guru-guru di sekolahnya.
"Yang diedit hanya beberapa soal saja, sehingga kami terlewatkan itu," imbuhnya.
Setia Budi mengakui dalam hal ini pihaknya telah tergesa-gesa karena batas penilaian akhir semester. Dia pun mengungkapkan soal ujian akhir itu merupakan mata pelajaran pendidikan agama Islam (PAI) yang dilaksanakan pada 11 Desember. (Knu)
Baca Juga
Viral Anies Diejek Mega di Soal Ujian Sekolah, Gerindra: Nggak Etis