Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Semua Guru di Bandung Selesai Divaksin Mei 2021

Zulfikar Sy - Kamis, 15 April 2021

MerahPutih.com - Sebanyak 36.000 guru dan tenaga kependidikan di Kota Bandung ditargetkan selesai mencapat vaksinasi COVID-19 pada Mei 2021. Setelah itu, Pemkot Bandung akan memulai pembelajaran tatap muka pada Juli 2021.

Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, sebanyak 36 ribu target tersebut merupakan jumlah guru dan tenaga pendidik di Kota Bandung.

"Kita optimistis sampai bulan Mei selesai dosis kedua. Terpenting vaksinnya aman dengan jenisnya Sinovac,” ujar Ema Sumarna di sela-sela meninjau vaksinasi di SDN 23 Pajagalan Kecamatan Astana Anyar, Rabu (14/4).

Baca Juga:

Pimpinan Komisi IX Dukung Pengembangan Vaksin Nusantara

Kata Ema, target tersebut akan dikejar dengan 400-500 vaksinasi pada guru dan tenaga kependidikan setiap hari.

“Contoh di sini saja targetnya 940 orang untuk Kecamatan Astana Anyar. Hari ini targetnya 400 orang, besok 500 orang,” jelas Ema.

Menurutnya, vaksinasi tidak hanya untuk guru. Melainkan juga untuk pegawai bagian tata usaha, anggota satuan pengamanan (satpam), tenaga kebersihan. Syaratnya, mereka bekerja di wilayah sekolah.

“Ada cleaning service yang bekerja di sekolah swasta. Makanya saya sebut sumber daya pendidikan. Bukan hanya guru dan TU, tapi satpam atau tenaga kebersihan juga masuk,” jelasnya.

Ilustrasi - (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
Ilustrasi - (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)


Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanagara bilang, pihaknya menggelar vaksinasi COVID-19 berkat kerja sama banyak pihak, mulai dinas pendidikan, PGRI dan pihak swasta.

Dengan kerja sama percepatan vaksin bagi guru dan tenaga kependidikan, pembelajaran tatap muka di sekolah bisa segera dilaksanakan.

“Semakin banyak yang berpartisipasi membantu percepatan agar lansia dan guru bisa segera divaksin dan selesai sebelum bulan Mei," kata Ahyani.

Baca Juga:

Darah Eks Panglima TNI Diambil untuk Uji Klinis Vaksin Nusantara

Ia berharap, vaksinasi COVID-19 bisa mendukung pembelajaran tatap muka sekaligus mengakhiri pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.

"Karena tanpa dukungan dari semua percepatan ini tentu tidak dapat tercapai,” ujarnya. (Iman Ha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Alasan Adian Napitupulu Mau Disuntik Vaksin Nusantara

Baca Artikel Asli