Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga Berita

Selebrasi Viking Row Timnas Norwegia di Piala Dunia 2026 Bikin Iri Negara Tetangga, Swedia-Denmark Kompak Nyinyir

Angga Yudha Pratama - Kamis, 25 Juni 2026

Merahputih.com - Fenomena selebrasi Viking row pemain Norwegia usai kepastian tiket lolos babak 32 besar Piala Dunia 2026 kini resmi menjadi simbol supremasi baru sepak bola. Sontak, hal ini memicu perang urat syaraf di Eropa Utara.

Keberhasilan menumbangkan Senegal lewat drama lima gol pada Selasa (23/6) memicu gelombang euforia masif di dalam negeri. Ritual mendayung bersama suporter hingga staf pelatih bahkan sempat menyeret atensi sang raja untuk ikut turun merayakan kemenangan.

Baca juga:

Erling Haaland Merendah dengan Singgung Nama Harry Kane dan Kylian Mbappe Usai Unjuk Ketajaman di Laga Pertama Timnas Norwegia

Namun, pemandangan magis tersebut mendapat sambutan dingin dari penggawa tim nasional Swedia, Gustaf Lagerbielke. Gustaf menilai sorotan kamera televisi terlalu berlebihan membesar-besarkan aksi meniru gaya thunderclap Islandia tersebut.

"Saya tidak akan pernah melakukannya. Kami hanya menghela napas. Mungkin lebih kepada kru televisi selalu menyorotnya setiap saat. Selebrasi mirip sekali dengan thunderclap milik Islandia. Tapi ya, terserah mereka,"

Ketus Lagerbielke.

Rasa Iri Denmark dan Gugatan Swedia

Sentimen serupa meluncur dari mulut rekan senegara Lagerbielke, Elliot Stroud, menilai ritual tersebut mulai kehilangan sakralitas akibat terlalu sering diperagakan.

Jika kubu Swedia merespons lewat kritik teknis, atmosfer lebih panas justru membakar media-media olahraga Denmark.

Negara tetangga terpaksa absen pada ajang sepak bola terakbar bumi ini dan harus menyaksikan sang rival merebut status penguasa Nordik.

Data serta poin penting perseteruan sepak bola kawasan Skandinavia:

Runtuhnya Hegemoni Sepak Bola Denmark

Kepedihan mendalam terpancar jelas lewat tulisan jurnalis harian olahraga terkemuka Denmark B.T., Johnny Wojciech Kokborg.

Jurnalis senior tersebut tanpa ragu menyebut situasi ini menyerupai aksi perundungan mental terhadap masyarakat Denmark selaku mantan penguasa sepak bola Skandinavia.

“Ini sudah mendekati bentuk perundungan antarsaudara di kawasan Nordik. Norwegia sedang menikmati pesta terbesar dalam hidup bersama tim nasional bisa bermain sepak bola,” tulis Kokborg.

Baca juga:

Sama-sama Cetak 2 Gol, Kylian Mbappe dan Erling Haaland Bayangi Messi di Klasemen Top Skorer Piala Dunia 2026

Fakta di lapangan membuktikan kedahsyatan daya ledak Erling Haaland dan kolega memang sanggup meruntuhkan peta kekuatan tradisional Eropa Utara.

Denmark kini harus berlapang dada melepaskan takhta tim terbaik kawasan Nordik kepada sang tetangga. Publik sepak bola kini menanti sejauh mana keampuhan magis ritual mendayung tersebut mampu membawa Norwegia melangkah fase knock-out.

Baca Artikel Asli