Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Selama Libur Panjang Imlek, Hampir 60 Ribu Orang Padati Taman Margasatwa Ragunan

Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Februari 2026

Merahputih.com - Aroma hio dan riuh rendah tawa anak-anak membelah keheningan rimbunnya pepohonan di Taman Margasatwa Ragunan (TMR). Ribuan pasang kaki melangkah antusias, menyisir jalanan setapak demi menyapa jerapah yang menjulang atau sekadar menggelar tikar di bawah pohon rindang.

Memang, TMR jadi salah satu primadona saat kalender menunjukkan guratan merah libur panjang Imlek 2577 Kongzili.

Sepanjang periode 14 hingga 17 Februari 2026, tercatat sebanyak 58.025 pasang mata datang berkunjung. Gelombang manusia ini mencapai puncaknya pada hari Minggu (15/2), mengubah area konservasi seluas 147 hektare tersebut menjadi lautan manusia yang mencari hiburan murah meriah di tengah hiruk pikuk Jakarta.

Baca juga:

Cuan Muter di Jakarta Pas Imlek Rp 9 Triliun, Target Bang Doel Selama Ramadan-Lebaran Rp 20 T

Kepala Humas TMR, Wahyudi Bambang, merinci fluktuasi kunjungan yang terjadi selama empat hari tersebut. Pada Sabtu (14/2), tercatat 12.758 orang memasuki gerbang. Angka tersebut meledak hampir dua kali lipat pada Minggu (15/2) dengan total 24.233 wisatawan.

Namun, suasana mendadak senyap pada Senin (16/2) dengan hanya 4.674 pengunjung, sebelum akhirnya kembali menanjak pada Selasa (17/2) di angka 16.360 orang.

Meski angka total terlihat fantastis, pencapaian ini rupanya belum memuaskan target pengelola.

"Target kami sebenarnya 20 ribu orang per hari. Namun karena satu dan lain hal, pengunjung tidak seramai tahun lalu yang mencapai sekitar 30 ribu orang per hari," ujar Wahyudi Bambang, Rabu (18/2).

Baca juga:

Libur Panjang Imlek, 813 Ribu Orang Bepergian Gunakan Kereta Jarak Jauh

Persiapan Ramadan dan Perubahan Jam Operasional

Menyambut bulan suci Ramadan yang segera tiba, pihak pengelola sudah menyiapkan skenario baru. Ragunan tidak akan beroperasi penuh seperti hari biasanya demi menghormati bulan puasa dan menyesuaikan dengan regulasi jam kerja abdi negara.

Wahyudi memprediksi atmosfer kebun binatang akan berubah drastis menjadi lebih tenang dalam waktu dekat.

"Untuk Ramadan nanti, jam operasional akan berbeda, mengikuti ketentuan pemerintah. Biasanya selama bulan puasa kondisi di Ragunan cenderung sepi dan itu merupakan hal yang normal setiap tahunnya," tandas Wahyudi menutup penjelasan.

Baca Artikel Asli