MerahPutih.com - Madrasah Ibtidaiyah Al Ihsan Attahiriyah III yang berada kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, secara diam-diam menggelar pembelajaran tatap muka (PTM), sebelum pemerintah memberi lampu hijau kegiatan belajar di sekolah.
Hal tersebut telah dibenarkan oleh Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur, Linda Siregar. Menurutnya, kegiatan itu sudah berlangsung sejak 25 Mei 2021 lalu. Padahal, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI baru akan melaksanakan PTM tahap II pada 7 Juni hingga 24 Juni mendatang.
Baca Juga
237 Sekolah di Bandung akan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka
Linda pun mengatakan, pihak Sudin Pendidikan telah memberi teguran terhadap sekolah yang berada di wilayah Cipinang Besar Selatan, Jatinegara itu.
"Kami tegur karena memang tidak boleh pertemuan tatap muka kecuali yang sudah lolos verifikasi kita, segala persyaratan terpenuhi," papar Linda Jumat (4/6).
Ia menuturkan, pihaknya langsung bergerak cepat melakukan sidak untuk meminta keterangan dari pihak pengurus sekolah. Dari keterangan sekolah, lanjut dia, sekolah tatap muka dilakukan setelah para siswa mendapat restu dari orang tua.
"Alasan mereka hampir semua orang tua menginginkan PTM," ujar anak buah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ini.
Meski begitu, Linda menegaskan, keputusan itu menyalahi aturan karena sekolah harus melewati serangkaian assessment sebelum benar-benar dibuka.
"Tapi kan ada persyaratan lain yang harus dipenuhi, pertama kesiapan sarana prasarana, kedua dari kesiapan guru, dan ketiga baru izin orang tua," ungkap dia.
Sanksi tertulis pun dilayangkan kepada pihak sekolah itu dan Sudin Pendidikan meminta mereka menghentian kegiatan tatap muka di sekolah. (Asp)
Baca Juga
Menteri Nadiem Dinilai Kehabisan Akal Hadapi Kendala Belajar Jarak Jauh Selama Pandemi