Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939 jatuh pada hari ini, Selasa (28/3). Bertepatan dengan perayaan Nyepi, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengajak masyarakat untuk berintrospeksi dan membersihkan jiwa dari segala perilaku yang tidak baik.
Hari Raya Nyepi menurutnya juga merupakan sarana untuk kembali membangun optimisme dan semangat dalam membangun bangsa.
"Kita luruhkan amarah, dendam, dan sifat-sifat buruk. Kita bangun optimisme dan semangat. Selamat Hari Raya Nyepi Tahun 2017 -Jkw," ucap Jokowi melalui cuitan akun resmi Twitter-nya.
Kita luruhkan amarah, dendam, dan sifat-sifat buruk. Kita bangun optimisme dan semangat. Selamat Hari Raya Nyepi Tahun 2017 -Jkw
— Joko Widodo (@jokowi) 28 Maret 2017
Sejumlah netizen memuji Jokowi. Akun Mohammad Fallah Said (@fallah_said) menulis amanat Jokowi itu indah. Ia juga mengungkapkan kesedihan atas kondisi bangsa yang diramaikan dengan intoleransi dan aksi demo.
"@Jokowi indahnya amanat Bapak, salut untuk Bapak. Kesedihan bangsa ini adalah ada orang2 yg gemar beramarah/dendam untuk kepentingannya," katanya.
Sedangkan akun Hermin Rosiana (@herminrosiana) membalas ucapan selamat Hari Raya Nyepi dari Jokowi.
"Selamat pagi pak menikmati hari libur dengan keluarga, tetap semangat & Selamat merayakan Nyepi bagi saudara yang merayakan,GBU," tulis akun @herminrosiana.
"@Jokowi inilah nkri selalu menghormati selalu bertoleransi satu sama lain, bukan memecah belah persaudaraan," cuit akun @ariest_bent.
Cuitan itu sendiri diunggah oleh Presiden sekitar pukul tujuh pagi pada Selasa, 28 Maret 2017 ini. Hingga kini cuitan itu disukai 2.352 netizen dan di-retweet 1.654.