Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Saham Apple Naik, Tim Cook Resmi Jadi Miliarder Dunia

Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2020

APPLE punya nilai pasar yang terus meningkat dan menjadi salah satu raksasa teknologi yang memiliki prospek optimistis. Ketika pendiri sekaligus mantan CEO Apple Steve Jobs mengundurkan diri sembilan tahun lalu, Tim Cook mencapai puncak kejayaannya di Apple Inc. Hal itu membuatnya resmi masuk klub miliarder dunia.

Cook sudah bekerja di Apple sejak 1998. Ketika Steve Jobs tutup usia di 2011, Cook menggantikan posisi Jobs sebagai CEO Apple. Dalam sepekan lalu, harga saham Apple naik hampir 5%. Hal itu membuat perusahaan mencapai nilai pasar di angka US$2 triliun.

BACA JUGA:

Apple Tuntut Aplikasi Resep Makanan

Mengutip The Verge, analisis baru dari Bloomberg Billionaires Index mengatakan kekayaan bersih Cook saat ini telah melampaui angka US$1 miliar atau sekitar Rp14,7 triliun. Angka tersebut secara resmi membawa Cook menjadi seorang miliarder. Namun, angka ini masih jauh dari daftar miliarder dunia lainnya, seperti Jeff Bezos, Bill Gates, Mark Zuckerberg, dan Elon Musk.

tim cook
Menggantikan Steve Jobs di 2011. (Foto CNet)


Mayoritas kekayaan bersih Cook berasal dari ekuitas yang diterimanya sejak bergabung bersama Apple. Mengutip Apple Insider, saat ini Cook memiliki 847.969 saham Apple senilai US$375 juta atau sekitar Rp5,5 triliun. Di 2015, Cook mendonasikan sebagian besar kekayaannya untuk menyumbangkan saham Apple.

“Siklus bisnis teknologi ini jauh lebih besar dan lebih lama daripada yang saya kira. Dari semua saham ini, Apple telah menjadi mesin penghasil uang terbesar dalam sejarah,” kata juru bicara Apple Josh Rosenstock.

tim cook
Memiliki 847.969 saham Apple. (Foto Bloomberg)

Pada 2018, Cook pernah menempati peringkat kedua dalam daftar kepala eksekutif AS dengan bayaran tertinggi setelah Elon Musk. Di Apple, Cook telah menghabiskan waktu bertahun-tahun dan membangun kembali rantai pasokannya menggunakan prinsip manufaktur 'tepat waktu', seperti mengurangi inventaris. Cook juga telah mengambil pendekatan yang lebih terukur dan berhati-hati daripada pendahulunya.

Tidak bisa dimungkiri, perusahaan teknologi seperti Apple, Facebook, dan Amazon mendapatkan keuntungan di tengah pandemi COVID-19 karena semakin banyak masyarakat yang melakukan sesuatu via daring. Orang-orang semakin bergantung pada produk dan layanan yang diberikan Apple.(and)

Baca Artikel Asli