Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Sadis! Di Timteng TKI 'Dijual' Seharga 192 Juta

Adinda Nurrizki - Selasa, 06 Januari 2015

MerahPutih Nasional - Hingga kini dugaan terjadinya human trafficking (penjualan manusia) dalam bentuk pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) keluar negeri masih terjadi.

"Dari hasil kunjungan ke beberapa negara di Timur Tengah hal tersebut masih terjadi," kata Kepala Badan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid dikantor BNP2TKI, Jakarta, Selasa (6/1).

Nusron yang juga mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menjelaskan beberapa waktu lalu dirinya bertemu dengan duta besar negara tetangga. Dalam pertemuan tersebut duta besar itu mengatakan bahwa pihaknya mengeluarkan 87 ribu visa kepada warga negera Indonesia per 24 Desember 2014.Namun demikian saat BNP2KI mengkonfirmasi pihak imigrasi jumlah visa yang dikeluarkan hanya sebanyak 75 ribu orang.

"Artinya ada selisih 12 ribu orang. Ini yang masik kita selidiki. Apakah mereka jalan dari jalur illegal? ini yang masih kita selidiki," sambung Nusron.

Politisi partai Golkar asal daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah II menambahkan, modus lain yang digunakan adalah pengalihan pengiriman TKI dengan tujuan berbeda. Nusron mengaku menemukan modus tersebut, pada mulanya para pahlawan devisa akan dikirim ke beberapa negara timur tengah semisal
Omar dan Bahrain.

Namun demikian dalam tataran praktek, mereka dialihkan dan dikirim ke Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yordania, Mesir dan beberapa negara lain.

"Ini fakta, bahkan jadi sorotan media massa di negara setempat. Bahkan dibeberapa tempat di Timur Tengah seorang TKI dijual oknum kepada majikan dengan harga 60 ribu real atau sekitar 192 juta," imbuh Nusron.

Dalam kesempatan tersebut Nusron menjelaskan bahwa dirinya juga menemukan seorang TKI dalam keadaan hamil dan diminta menggugurkan kandungan oleh oknum penjual TKI. Setelah tidak berbadan dua tenaga kerja wanita tersebut di jual kepada agen TKI lain. Setelah itu agen TKI menjajakan TKW kepada majikan-majikan di timur tengah.

"Ini kan miris sekali. Mereka dijual dengan harga mahal. Tapi perbulan hanya memperoleh gaji 1.000 sampai 1.200 real bahkan ada yang mendapat gaji 800 real, atau sekirat Rp 2.5 juta sampai dengan 3.5 juta. Paling besar gajinya hanya Rp 4 juta," tandasnya. (BHD)

Baca Artikel Asli