Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

Resolusi PBB Tolak Pengakuan Trump Atas Yerusalem, Ini Reaksi Timur Tengah

Eddy Flo - Jumat, 22 Desember 2017

MerahPutih.Com - Sidang Majelis Umum PBB menolak pengakuan Donald Trump atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Sebanyak 128 negara memilih mendukung resolusi PBB terkait status Yerusalem.

Keputusan Majelis Umum PBB tersebut langsung mendapat tanggapan beragam dari negara-negara di kawasan Timur Tengah. Seperti halnya Lebanon yang mendukung penuh resolusi PBB. Melalui Perdana Menteri Saad Al-Hariri, Lebanon menyerukan solidaritas negara-negara Arab untuk menyelamatkan Yerusalem.

"Solidaritas Arab hari ini adalah keperluan yang mendesak untuk menyelamatkan Yerusalem," kata Saad Al-Hariri saat peluncuran "Temuan Utama bagi Konsensus Nasional mengenai Penduduk dan Perumahan di Kamp Palestina” di Grand Serail, Kamis (21/12) malam.

Perdana Menteri Hariri mengatakan ia memberikan penghargaan khusus buat "saudara-saudara Palestina, pemimpin Palestina dan rakyat Palestina", karena kesabaran dan keteguhan mereka melawan semua komplotan termasuk keputusan AS untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, demikian Al-Hariri sebagaimana dilansir Xinhua, Jumat (22/12).

Sementara itu, dari pihak Israel menegaskan menolak pengesahan suara mayoritas resolusi PBB atas pengakuan AS terhadap Yerusalem.

Pada Kamis malam, Sidang Majelis Umum PBB mensahkan keputusan tersebut, dengan 128 negara memberi suara dukungan, sembilan menentang, dan 35 abstain.

"Israel menolak resolusi PBB," kata Kantor Perdana Menteri Israel di dalam satu pernyataan, sebagaimana dilansir Antara di Jakarta, Jumat pagi.

Ditambahkannya, Israel "senang dengan banyaknya negara yang tidak memberi suara dukungan untuk resolusi tersebut".

Pernyataan dari Kantor Perdana Menteri Israel tersebut mengatakan, "Israel mengucapkan terima kasih kepada Presiden (AS Donald) Trump untuk pendirian kuatnya dalam mendukung Jerusalem dan berterima kasih kepada semua negara yang memberi suara bersama Israel ... ".

Resolusi serupa diveto Amerika Serikat di Dewan Keamanan PBB namun dalam Sidang Majelis Umum, hak veto tidak berlaku.(*)

Baca Artikel Asli