MerahPutih.com - Post Malone dipastikan akan menjadi bintang utama dalam upacara penutupan Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung sebelum pertandingan final di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, pada Minggu (19/7). Kepastian tersebut diumumkan langsung oleh FIFA sebagai bagian dari rangkaian hiburan yang akan menutup perjalanan turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Seremoni penutupan dijadwalkan dimulai pukul 13.30 waktu setempat atau sekitar 90 menit sebelum kick-off laga final. Acara ini menjadi penanda berakhirnya penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang selama 39 hari mempertemukan 48 negara peserta di tiga tuan rumah, yakni Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Untuk menghadirkan pertunjukan yang megah, FIFA kembali bekerja sama dengan Balich Wonder Studio dalam merancang konsep upacara penutupan. Penonton akan disuguhkan perpaduan antara musik, budaya, dan semangat sepak bola yang dikemas dalam sebuah pertunjukan spektakuler, baik bagi mereka yang hadir langsung di stadion maupun jutaan pemirsa di berbagai belahan dunia.
Baca juga:
Elemen Penting Sebelum Final
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menilai kehadiran Post Malone akan menjadi salah satu elemen penting dalam perayaan menjelang laga final yang mempertemukan Timnas Argentina dengan Spanyol. Menurutnya, penampilan sang musisi akan memperkuat momen ketika olahraga dan hiburan bertemu di panggung yang disaksikan dunia.
Pada saat olahraga, budaya, dan perhatian global bertemu, Post Malone akan memberikan penampilan yang dirancang untuk merayakan perjalanan turnamen serta membangkitkan suasana sebelum perhatian dunia beralih ke dua finalis,
ujar Infantino.
Selain Post Malone, upacara penutupan juga akan diramaikan oleh sejumlah musisi ternama dunia. Penyanyi asal Italia Laura Pausini, Nicole Scherzinger dari Pussycat Dolls, serta Robbie Williams dijadwalkan tampil dalam rangkaian pertunjukan.
Sementara itu, penyanyi peraih penghargaan EGOT Jennifer Hudson akan membawakan lagu kebangsaan Amerika Serikat.
Dengan menghadirkan deretan artis papan atas dan konsep pertunjukan berskala internasional, FIFA berharap upacara penutupan Piala Dunia 2026 menjadi salah satu momen paling berkesan dalam sejarah penyelenggaraan turnamen.
Perayaan tersebut sekaligus menjadi pembuka sebelum dunia menyaksikan pertandingan final yang akan menentukan juara baru sepak bola dunia. (Far)