Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Rencana Sandi Liburkan Sekolah di Bulan Puasa Berdampak Buruk

Andika Pratama - Senin, 18 Maret 2019

MerahPutih.com - Calon Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno akan meliburkan anak sekolah saat bulan suci ramadan jika Prabowo-Sandi terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden.

Ketika dikonfirmasi, Pengamat Pendidikan, Doni Koesoema mengaku tidak setuju dengan rencana Sandi yang merumahkan anak sekolah saat bulan puasa.

Pengamat Pendidikan, Doni Koesoema

Menurut dia, libur selamat 30 hari sangat tidak efektif. Bahkan kebijakan itu akan berdampak buruk pada tujuan dari pendidikan.

"Libur di bulan puasa ga efektif. Tujuan pendidikan juga tidak tercapai malah," kata Doni saat dihubungi MerahPutih.com, Senin (18/3).

Menurut dia, jika benar terealisasi libur di bulan Ramadan maka libur anak sekolah di Indonesia lebih banyak dibandingkan dengan libur sekolah negara-negara lain.

"Kalau diliburkan puasa dalam setahun lebih banyak liburnya kita. Lebih banyak liburnya dari pada negara-negara lain," tuturnya

Doni mengungkapkan bahwa pernyataannya di debat ketiga malam tadi masih dirasa kurang jelas mengenai pendidikan. Contohnya mengenai kurikulum yang membuat masyarakat bertanya-tanya.

Calon Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno. Foto: ANTARA

/x;'sxxx;z/xs.sd"Kurikulumnya juga mau diganti seperti apa ya kita gak begitu tahu. Ngomong aja bisa tapi apa sih memperbaikinya gimana gitu. Harus lebih jelas," tutupnya. (Asp)

Baca Artikel Asli