Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga Berita

Ratchaburi FC Diguncang Masalah Internal Jelang Hadapi Persib Bandung di ACL 2, Bosnya Wanti-wanti Pemain

Frengky Aruan - Selasa, 10 Februari 2026

MerahPutih.com - Ratchaburi FC diguncang masalah internal jelang laga leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 melawan Persib Bandung di Stadion Ratchaburi, Rabu (11/2). Masalah internal itu diketahui menyusul unggahan sang bos klub Thailand itu Tanawat Nitikarnchana.

Pada Sabtu (7/2), Tanawat Nitikarnchana seperti dilaporkan Ballthai mengunggah situasi tim dengan menyatakan bahwa tidak ada pemain yang lebih besar dari klub.

Unggahan tersebut membuat para fans bertanya-tanya dan menunggu klarifikasi sang bos klub.

Tanawat Nitikarnchana kemudian mengungkapkan lewat media. Unggahan itu seperti dijelaskan terkait sikap dan perilaku pemain.

Baca juga:

Berpotensi Debut saat Persib Dijamu Ratchaburi di 16 Besar ACL 2, Layvin Kurzawa Beberkan Tekad

“Mengenai unggahan tersebut yang telah saya tulis sebelumnya, Ratchaburi FC jelas dalam praktik manajemennya. Kami memiliki budaya organisasi. Jika seseorang tidak bisa bertahan, kami memiliki langkah-langkah yang telah ditetapkan. Jika seseorang bertahan dan berperilaku tidak profesional, kami siap untuk menghukumnya.”

Tanawat Nitikarnchana juga menjelaskan bahwa pihaknya mencoret bek asing Seydine N’Diaye.

"Kami merekrut Seydine untuk bermain di Liga Champions, tetapi karena dia tidak profesional, kami mencoretnya. Meskipun kami percaya memiliki pemain asing itu bermanfaat, jika seorang pemain tidak profesional, mereka seharusnya tidak berada di ruang ganti kami."

Ia menambahkan soal Jonathan Khemdee yang dilaporkan ingin pindah tetapi tidak diizinkan.

“Mengenai Jonathan (Khemdee) atau pemain lain, jika ada perilaku tidak profesional, kami akan menanganinya sesuai dengan prosedur klub. Semua orang diperlakukan dengan standar yang sama. Jonathan masih berlatih seperti biasa.”

“Pesan yang diposting ditujukan kepada semua orang. Pada akhirnya, semua orang terikat secara hukum oleh kontrak. Kami menegaskan bahwa tidak ada seorang pun yang berada di atas klub. Kami adalah klub sepak bola profesional, dan pemain kami harus profesional. Mereka yang tetap bertahan adalah profesional dan bekerja untuk mencapai tujuan klub.”

"Mengenai berita bahwa Jonathan ingin pindah tetapi tidak diizinkan, saya dapat memastikan bahwa itu tidak terkait dengan hal tersebut. Masyarakat Ratchaburi mencintai Jonathan. Dia masih memiliki kontrak dua tahun dengan kami.”

Baca Artikel Asli