Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

QR Code MyPertamina Bakal Berubah-ubah, BPH Migas Perketat Pembelian BBM Subsidi

Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026

MerahPutih.com - Sistem QR Code pada aplikasi MyPertamina akan segera diperbarui. Kode QR untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, seperti Pertalite dan Solar, juga bakal berubah-ubah.

Pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memutuskan Kode QR pembelian BBM subsidi berubah-ubah. Hal itu demi menekan potensi penyalahgunaan dan penyelundupan.

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas menyebutkan, kode QR yang statis rentan terhadap pemalsuan dan duplikasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Ke depannya, kami akan mengubahnya menjadi dinamis. Dengan sistem dinamis, potensi pemalsuan dan duplikasi yang dikeluarkan atau dikembangkan oleh individu tertentu akan sangat diminimalisir, bahkan dihilangkan, berkat teknologi AI." ucap Wahyudi

Sebab, para pelaku kejahatan dapat dengan mudah meniru identitas kendaraan, bahkan memalsukan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) untuk mendaftar ke sistem myPertamina.

Baca juga:

Pembeli Pertamax Bergeser ke Pertalite, Purbaya Mulai Hitung Tambahan Anggaran Subsidi

QR Code MyPertamina Bakal Selalu Berubah

Saat ini, sistem kode QR pembelian BBM masih bersifat statis. Dalam sistem yang baru, kode QR akan berubah-ubah setiap saat.

Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan energi bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Wahyudi juga menegaskan, perubahan ini dirancang untuk mempersulit upaya pemalsuan, karena kode yang digunakan pada satu transaksi tidak akan berlaku untuk transaksi berikutnya.

Ia menyebutkan, fitur tambahan seperti PIN atau metode otentikasi lainnya juga akan diintegrasikan untuk semakin memperkuat keamanan dan mencegah penyalahgunaan lebih lanjut.

Baca juga:

BAIC BJ30 Hybrid Jadi Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM, Konsumsi Tembus 15,5 Km per Liter!

Langkah-langkah untuk mendapatkan kode QR MyPertamina cukup sederhana. Pertama, pastikan pengguna telah menyiapkan dokumen persyaratan yang diperlukan.

Dokumen-dokumen ini biasanya mencakup data diri pemilik kendaraan, data kendaraan (seperti nomor polisi, jenis kendaraan, dan tahun pembuatan), serta dokumen pendukung lainnya yang mungkin diminta.

Perubahan QR Code Bisa Hindari Penyalahgunaan BBM Subsidi

Setelah semua persyaratan terpenuhi, Anda dapat melanjutkan ke tahap pendaftaran. Proses pendaftaran umumnya meliputi aktivasi email untuk verifikasi akun, diikuti dengan verifikasi data diri yang mencakup unggahan KTP dan data pribadi lainnya.

Tahap selanjutnya adalah verifikasi data kendaraan, di mana Anda akan diminta untuk memasukkan detail kendaraan dan mungkin mengunggah dokumen seperti STNK.

Baca juga:

Pertamax Tembus Rp 16.250 per Liter, DPR Bakal Panggil Kementerian ESDM dan Pertamina

Seluruh proses ini dirancang untuk memastikan bahwa hanya kendaraan dan individu yang berhak yang dapat mengakses BBM bersubsidi.

Melalui adanya sistem kode QR dinamis ini, diharapkan praktik pemalsuan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi dapat diberantas tuntas, sehingga kuota BBM subsidi benar-benar tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. (Asp)

Baca Artikel Asli