Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Puluhan Kantor Pemerintah dan BUMN Hancur di Papua Barat, Ini Daftarnya!

Wisnu Cipto - Senin, 02 September 2019

MerahPutih.com - Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat merillis data kerusakan gedung, kendaraan serta sarana dan prasaran lain akibat kerusuhan yang terjadi di Manokwari. Kerusakan tak hanya terjadi fasilitas milik pemerintah, tetapi juga tempat usaha dan kendaraan milik pribadi.

Hasil Inventarisir yang dilakukan Direktorat Kriminal Umum, untuk fasilitas negara yang mengalami, meliputi gedung permanen kantor Sekretariat serta gedung rapat DRPD Provinsi Papua Barat yang rusak akibat pembakaran.

Baca Juga:

Diduga Ikut Demo Papua Merdeka, 4 WNA Australia Dideportasi

Selanjutnya, Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat, Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil provinsi Papua Barat, Kantor BPBD Manokwari, Gedung Dinas Perekonomian dan Perdagangan Manokwari, Kantor Dinas Lingkungan Hidup Manokwari, dan Kantor Satpol PP Manokwari.

"Itu semua rusak karena terbakar pada kerusuhan massa yang terjadi di Jl.Siliwangi Manokwari," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Polda Papua Barat, AKBP Mathias Krey, dalam jumpa pers, Senin (2/9).

kabid humas papua barat
Kabid Humas Polda Papua Barat AKBP Mathias Krey (Antara/Toyiban)

Dilansir Antara, kerusakan juga terjadi pada kantor PT Pelni berupa kaca pecah, kantor PT Pos Indonesia, Kantor Ombudsman Papua Barat, Kantor Bea Cukai, Bengkel dan kantor PT Pelindo, serta kantor PT PLN (Persero).

"Kantor Grapari di Jl.Meredeka Manokwari dan Plaza Telkom juga terima dampak dari aksi itu. Kaca-kaca kantor pecah akibat lembaran batu, begitu pula kantor KPUD dan Gedung Perpustakaan Manokwari," imbuh Kabid Humas.

Sedangkan untuk fasilitas milik swasta tercatat lebih dari 20 gedung dan bangunan. Kerusakan berupa kaca pecah pada pintu jendela hingga kerusakan pada pagar.

"ATM yang rusak dan terbakar antara lain ATM BRI dan Mandiri dan BNI di kantor gubernur lama. ATM Bank Mandiri di Klinik Felencia hanya dirusak begitu pula ATM Bank Panin dan BNI di Borarsi serta ATM Mandiri di swalayan Orchid dan Toko Teguh," sebutnya.

Kendaraan yang rusak hingga terbakar pada kerusuhan yang sempat membuat Manokwari lumpuh itu sebanyak 36 unit. Sebagian besar merupakan kendaraan roda empat.

"Ini milik pemerintah maupun pribadi, termasuk mobil di Sorum Daihatsu di Jl. Jenderal Sudirman Manokwari," tutup polisi berpangkat melati dua itu. (*)

Baca Juga:

Papua Barat Kembali Membara, Kini Pasar Fakfak Dibakar Massa

Baca Artikel Asli