MerahPutih.com - Laga PSMS Medan kontra Persija Jakarta di League Cup 2026/2027 menjadi kesempatan penting bagi Aqil Savik untuk membuktikan kualitasnya. Kiper berusia 27 tahun itu berpeluang mendapatkan menit bermain setelah belum sekalipun tampil di Super League musim ini.
Persija akan menghadapi PSMS pada pertandingan perdana League Cup 2026/2027 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Selasa (3/11) malam WIB.
Meski tidak membawa seluruh pemain regulernya yang selama ini tampil di Super League 2026/2027, Persija menegaskan tetap memburu kemenangan. Macan Kemayoran tidak ingin menjadikan kompetisi ini sekadar ajang rotasi pemain.
Baca juga:
Tanpa Shin Tae-yong, Persija Tak Kehilangan Taring! Siap Hajar PSMS Lagi di League Cup 2026/2027
Aqil memastikan seluruh pemain memiliki tekad yang sama untuk memberikan hasil terbaik. Ia juga menegaskan bahwa tim akan berusaha menjalankan setiap instruksi dari tim pelatih.
Kami tahu ini (laga kontra PSMS) merupakan pertandingan pertama Persija di League Cup. Kami ingin meraih hasil positif di kompetisi ini dan memberikan yang terbaik dengan menjalankan instruksi yang telah diberikan tim pelatih kepada para pemain,
ujar Aqil dalam konferensi pers jelang pertandingan.
Aqil Savik Punya Modal 30 Penampilan
Bagi Aqil, pertandingan melawan PSMS bisa menjadi momentum untuk kembali menunjukkan kemampuannya di bawah mistar gawang Persija.
Sepanjang delapan pekan Super League 2026/2027, ia belum memperoleh kesempatan bermain.
Aqil bukan kiper tanpa pengalaman. Pada musim 2025/2026, ia tercatat tampil sebanyak 30 kali.
Baca juga:
Shin Tae-yong Harus Dirawat, Misi Persija Taklukkan PSMS Kini di Tangan Choi In-cheul
Karena itu, Aqil memandang League Cup sebagai peluang berharga, bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga bagi rekan-rekan setim yang belum banyak mendapatkan menit bermain.
Menurut saya, ini merupakan kesempatan yang bagus, baik bagi saya pribadi maupun teman-teman yang selama ini belum mendapatkan menit bermain. Namun, ini bukan soal pemain rotasi atau siapa yang akan bermain. Saya melihat setiap pemain di tim ini memiliki kemampuan, kualitas, dan kesiapan yang sama untuk menghadapi pertandingan,
kata Aqil.