Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Proyek LRT Fase 1B Catatkan 6,4 Juta Jam Kerja tanpa Kecelakaan, Bukti Standar Keselamatan Dipatuhi

Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026

MERAHPUTIH.COM - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menerapkan standar keselamatan konstruksi pelaksana proyek LRT Jakarta Fase 1B terus Velodrome–Manggarai. Pembangunan itu berada di bawah dua payung standar keselamatan sekaligus, yakni Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012, dan standar internasional ISO 45001:2018.

Keduanya bukan sekadar sertifikasi pajangan, melainkan mewajibkan audit periodik, laporan insiden yang transparan, dan perbaikan berkelanjutan.

Direktur Proyek LRT Jakarta Fase 1B Ramdani Akbar menyampaikan pembangunan transportasi publik modern harus berjalan seiring dengan perlindungan terhadap pekerja dan masyarakat sekitar.

Baca juga:

Proyek LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Tembus 92 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026



Menurut dia, keselamatan bukan hanya bagian dari prosedur proyek, tetapi menjadi budaya kerja yang terus dibangun bersama seluruh mitra dan pekerja di lapangan.

Kami ingin memastikan pembangunan LRT Jakarta Fase 1B berjalan produktif, aman, dan tetap memperhatikan kenyamanan warga.

Direktur Proyek LRT Jakarta Fase 1B Ramdani Akbar



Sejak dimulainya pembangunan LRT Jakarta Fase 1B ini, sudah mencatatkan 6.405.252 total jam kerja dengan zero accident, selain itu proyek ini juga mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 1.160 pekerja.

Konstruksi LRT Jakarta fase 1B berlangsung di kawasan padat lalu lintas dan area kerja yang cukup sempit.

"Karena itu, perlindungan warga sekitar mendapat porsi perhatian yang sama besarnya dengan keselamatan pekerja," tuturnya.(Asp)


Baca juga:

Pramono Perpanjang LRT Jakarta ke Dukuh Atas, Jakpro Ungkap Dampak Ekonominya

Baca Artikel Asli