Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Profil Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman: Sang Penumpas Baliho Kini Jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP)

Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026

Merahputih.com - Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman resmi menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan Muhammad Qodari.

Penunjukan mantan KSAD ini menegaskan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat birokrasi dan komunikasi politik di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga:

Profil Hasan Nasbi: Pendiri Lembaga Survei yang Kini Kembali Masuk Kabinet Merah Putih

Presiden menetapkan pengangkatan tersebut melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 52 P Tahun 2026 yang mengatur tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.

Sebelum menduduki kursi KSP, Dudung mengemban amanah sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional.

Rekam Jejak Sang Jenderal di Medan Strategis

Dudung Abdurachman memiliki rekam jejak panjang di lingkungan TNI AD sebelum memasuki lingkaran inti kekuasaan.

Alumnus Akademi Militer 1988 ini menapaki karier dari bawah, mulai dari komandan peleton di Batalyon Yonif Raider Khusus 744/Satya Yudha Bakti hingga menjadi Pangdam Jaya.

Namanya sempat melambung saat menjabat Pangdam Jaya karena keberaniannya mengambil tindakan tegas di lapangan.

Dudung sempat mengundang perhatian masyarakat karena beberapa langkah kontroversialnya. Salah satunya yakni mencopot baliho-baliho yang dipasang Front Pembela Islam (FPI).

Akselerasi Karier dari Akmil Hingga KSAD

Karier militer Dudung melesat tajam saat menduduki jabatan Gubernur Akmil pada 2018. Tidak butuh waktu lama, ia kemudian memimpin Kostrad sebagai Pangkostrad ke-42.

Baca juga:

Profil Hasan Nasbi: Pendiri Lembaga Survei yang Kini Kembali Masuk Kabinet Merah Putih

Puncak karier militernya tercapai saat Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 2021, posisi yang ia pegang hingga memasuki masa pensiun pada November 2023.

Kini, dengan menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Dudung membawa pengalaman operasional dan manajerialnya untuk mengawal stabilitas komunikasi antara pemerintah dan rakyat.

Pengangkatan ini diharapkan mampu memberikan energi baru dalam roda pemerintahan di masa mendatang.

Baca Artikel Asli