MerahPutih.com – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan agar anggota TNI dan Polri terus menjaga kepercayaan rakyat sebagai simbol sinergi kelembagaan dan komitmen nyata dalam memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“Intinya, agar masing-masing memperkuat postur pertahanan. Dan juga ada hal yang sangat penting sekali disampaikan tadi, bahwa kekuatan bangsa ini terletak pada trust rakyat kepada negara," kata Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, mengutip pernyataan Presiden usai Rapat Pimpinan TNI-Polri di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (9/2).
Baca juga:
Prabowo Marah-Marah, TNI-Polri Langsung Bersih-Bersih Sampah di Pantai Bali
Sinergi Aparat Negara
Prabowo juga menegaskan kehadiran aparat negara yang solid menjadi penopang penting agar stabilitas tetap terjaga. Sinergi TNI-Polri diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap negara sekaligus memastikan pembangunan berjalan tanpa hambatan.
"Jadi, TNI dan Polri harus menjadi tentara rakyat, (dan) polisi harus menjadi polisi rakyat,” imbuh Mendagri, mengulang pesan Presiden.
Baca juga:
Survei Indikator Politik: Baru 13 Persen Publik yang Sangat Puas Kinerja Presiden Prabowo
Stabilitas Keamanan Jadi Prioritas
Dalam rapat tersebut, Prabowo turut menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan melalui sinergi TNI-Polri dinilai krusial untuk menciptakan ketertiban, kondusivitas wilayah, serta perlindungan masyarakat di tengah dinamika sosial, politik, dan ekonomi.
“Ada yang spesifik buat Polri dan TNI, untuk menjaga situasi kamtibmas, situasi geopolitik kita, agar pembangunan bisa tetap berjalan dengan lancar. Saya kira itu yang paling utama,” tandas mantan Kapolri itu. (Pon)