Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia dalam Kondisi Cerah hingga Berawan Tebal, Kamis, 20 Agustus

Frengky Aruan - Kamis, 20 Agustus 2026

MerahPutih.com - Kondisi cuaca cukup beragam akan terjadi di kota-kota besar di Indonesia pada Kamis, 20 Agustus. Hal ini sesuai prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Mayoritas wilayah diprediksi cerah berawan hingga berawan tebal, tetapi hujan ringan, udara kabur, serta asap atau kabut masih berpotensi terjadi di sejumlah kota.

Di Indonesia bagian barat, cuaca cerah berawan hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Jambi, Pangkalpinang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, dan Samarinda.

Baca juga:

BMKG Peringatkan Hujan Ringan Hingga Sedang Guyur Wilayah Jakarta Rabu, 19 Agustus 2026

Sementara itu, hujan ringan berpeluang turun di Bengkulu, Serang, Bandung, dan Tanjung Selor. Padang, Palembang, Bandar Lampung, Palangkaraya, serta Banjarmasin berpotensi mengalami udara kabur. Pekanbaru bahkan diprakirakan menghadapi kondisi asap atau kabut.

Prakiraan Cuaca Indonesia Timur

Sebagian besar kota besar diprediksi mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan tebal. Kondisi tersebut berpeluang terjadi di Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Merauke.

Hujan ringan diprakirakan mengguyur Mamuju, Palu, dan Jayawijaya. Sementara itu, Kendari berpotensi mengalami udara kabur.

Meski mayoritas wilayah diprediksi relatif kondusif, BMKG mengingatkan masyarakat tetap mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah daerah.

Kondisi tersebut berkaitan dengan keberadaan bibit siklon tropis 95W di pesisir timur Pulau Hainan, China. Sistem bertekanan sekitar 999 hektopaskal dengan kecepatan angin maksimum 25 knot itu bergerak ke arah barat laut dan memiliki peluang rendah berkembang menjadi siklon tropis dalam 48-72 jam ke depan.

Baca juga:

Ribuan Gempa Susulan Landa NTT, BMKG Prediksi Baru Stabil 3 Pekan Lagi

Bibit siklon tersebut dapat memicu daerah konvergensi dan konfluensi yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan, terutama di sekitar sistem dan sepanjang wilayah konvergensi.

Masyarakat diimbau terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG, termasuk situs bmkg.go.id dan media sosial resmi BMKG.

Baca Artikel Asli