Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Guyur Sejumlah Kota, Merauke Waspada Petir pada Senin, 31 Agustus

Frengky Aruan - 2 jam, 36 menit lalu

MerahPutih.com - Sejumlah kota besar di Indonesia berpotensi diguyur hujan pada Senin, 31 Agustus 2026. Demikian Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprakirakan hujan ringan hingga hujan disertai petir terjadi di beberapa wilayah.

Prakirawan BMKG, Ina, mengatakan hujan ringan berpotensi turun di Medan, Pekanbaru, Padang, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Serang, Bandung, dan Tanjung Selor.

Sementara itu, Jakarta bersama Banda Aceh, Pangkalpinang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Samarinda diprediksi mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan tebal.

Baca juga:

Prakiraan Cuaca BMKG: Panas Terik di Jakarta hingga 35 Derajat Celsius, Hujan Mengintai Sore Hari

Hujan dan Kabut Mengintai Sejumlah Wilayah

Di wilayah Indonesia bagian timur, hujan ringan berpotensi terjadi di Mamuju, Ambon, Manokwari, Nabire, dan Jayawijaya. Adapun Denpasar, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, dan Jayapura diprakirakan cerah berawan hingga berawan tebal.

BMKG juga mengingatkan adanya potensi cuaca yang lebih ekstrem di Merauke. Wilayah tersebut diprakirakan mengalami hujan yang dapat disertai petir. Sementara Palu berpotensi mengalami udara kabur dan Mataram diprakirakan mengalami asap atau kabut.

Kondisi serupa berupa udara kabur juga berpotensi terjadi di Jambi, Bandar Lampung, dan Pontianak. Sementara Palangkaraya dan Banjarmasin berpotensi mengalami asap atau kabut.

BMKG menjelaskan, daerah perlambatan angin atau konvergensi berpotensi terbentuk di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Papua, Papua Selatan, dan Papua Tengah.

Baca juga:

BMKG Catat 8.330 Gempa Susulan di Flores NTT, Bantah Hoaks Gempa M8,1 Picu Tsunami

Kondisi tersebut dapat memicu pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah konvergensi.

Masyarakat pun diimbau terus memantau prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG, terutama sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.

Baca Artikel Asli