Merahputih.com - Kondisi cuaca di mayoritas wilayah Indonesia umumnya akan didominasi oleh cuaca cerah berawan hingga hujan berskala ringan pada pekan pertama Agustus 2026.
Untuk itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau publik untuk tetap waspada terhadap potensi hujan berintensitas sedang hingga panas terik menyengat di beberapa daerah.
Baca juga:
Wilayah Berpotensi Hujan Sedang dan Angin Kencang
Meski sebagian besar daerah mulai memasuki kondisi kering, dinamika atmosfer memicu peningkatan curah hujan dan terpaan angin kencang di sejumlah titik.
1. Wilayah Waspada Hujan Intensitas Sedang
BMKG mencatat beberapa wilayah yang berpotensi diguyur hujan sedang selama periode 4 hingga 7 Agustus 2026:
-
Sumatra bagian utara: Aceh dan Sumatra Utara
-
Pulau Jawa: Jawa Barat
-
Pulau Kalimantan: Kalimantan Utara
-
Wilayah Timur: Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua
2. Wilayah Berpotensi Diterjang Angin Kencang
Masyarakat di kawasan berikut disarankan lebih berhati-hati terhadap hembusan angin kencang:
-
Sumatra: Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat
-
Nusa Tenggara: Nusa Tenggara Timur (NTT)
-
Kalimantan: Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan
-
Sulawesi: Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan
-
Kepulauan Maluku: Maluku Utara, Maluku
-
Wilayah Papua: Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Selatan
Panduan BMKG Menghadapi Cuaca Ekstrem dan Kemarau
Menghadapi efek ganda dari puncak musim kemarau dan potensi cuaca ekstrem mendadak, berikut langkah antisipasi yang dirilis BMKG:
Jagalah Kesehatan Saat Beraktivitas di Luar Ruangan
Suhu terik dan kelembapan udara yang semakin menurun bisa menguras energi tubuh dengan cepat.
-
Gunakan tabir surya (sunscreen) atau pakaian pelindung jika beraktivitas di bawah terik matahari siang.
-
Penuhi kebutuhan cairan harian agar terhindar dari risiko dehidrasi dan kelelahan ekstrem.
Cegah Kekeringan dan Kebakaran Hutan/Lahan (Karhutla)
Sifat udara yang makin kering menuntut kepedulian bersama terhadap lingkungan:
-
Mulailah menghemat penggunaan air bersih untuk mengantisipasi potensi kekeringan lokal.
-
Sangat dilarang membakar sampah sembarangan atau membuka lahan dengan cara dibakar, khususnya di area rawan seperti lahan gambut, hutan, dan semak belukar.
-
Laporkan ke pihak berwenang secepatnya jika menemukan kemunculan titik api (hotspot).
Baca juga:
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Petir dan Hujan Ringan di Sejumlah Kota pada Minggu, 2 Agustus
Waspadai Bahaya Hujan Lokal dan Angin Kencang
Meskipun kemarau makin kuat, potensi hujan lokal berskala ringan hingga sedang yang disertai kilat, petir, dan angin kencang masih bisa terjadi secara mendadak.
Catatan: Saat cuaca buruk mulai melanda, BMKG menginstrukikan kepada masyarakata untuk menghindari berteduh di bawah pohon rindang, papan reklame/baliho, atau bangunan tua yang rapuh guna meminimalkan risiko tertimpa dahan tumbang atau struktur bangunan yang roboh.
